sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi: Jangan sampai pilpres memecah belah persaudaraan

Jokowi mengajak bersama-sama menjaga persatuan, keberagaman, dan persaudaraan.

Robi Ardianto Khaerul Anwar
Robi Ardianto | Khaerul Anwar Minggu, 03 Mar 2019 18:47 WIB
Jokowi: Jangan sampai pilpres memecah belah persaudaraan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 266845
Dirawat 60431
Meninggal 10218
Sembuh 196196

Calon presiden 01 Joko Widodo berpesan agar perbedaan pilihan dalam pilpres tidak memecah belah persaudaraan. Hal itu disampaikan dalam deklarasi dukungan Pemuda Pancasila (PP) untuk calon presiden dan wakil presiden 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (3/3).

"Saya mengajak, marilah bersama-sama menjaga persatuan, keberagaman, dan persaudaraan. Jangan sampai gara-gara pilbup (pemilihan bupati), pilgub (pemilihan gubernur), pilpres (pemilihan presiden) kita tidak rukun, tidak merasa sebagai saudara sebangsa dan setanah air," kata Jokowi dalam sambutannya di Istora Senayan.

Selain itu, Jokowi menegaskan jangan berpikir mengganti ideologi Indonesia, yakni Pancasila dan bentuk negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Mereka yang berani mengganti, akan berhadapan dengan Pemuda Pancasila. Jangan main-main," kata dia disambut tepuk tangan ribuan relawan Pemuda Pancasila.

Pada kesempatan itu, capres 01 juga memamerkan tiga kartu andalan yang akan dikeluarkannya yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah. 

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno mengatakan, memilih presiden tidak hanya soal menang dan kalah. Namun, bagaimana memilih pemimpin yang tepat yang akan membawa bangsa ke masa depan lebih baik. Japto berjanji akan memperjuangkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam pilpres.

Ma'ruf Amin sebut pilpres bukan Perang Badar

Capres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebut pemilihan presiden (pilpres) bukan arena peperang. Melainkan ajang mencari pemimpin nasional.

Sponsored

Oleh karenanya, masyarakat harus toleran dalam perbedaan pilihan pada Pilpres 2019. Tidak ada keributan dan tidak ada kerusuhan.

"Pilpres bukan perang badar. Tetapi mencari pemimpin yang terbaik, karena itu pilpres tidak boleh menimbulkan perpecahan seperti perang baratayuda," kata Ma'ruf Amin saat menghadiri acar silaturahmi akbar bersama warga Banten di Kota Serang, Minggu (3/3).

Ia meminta agar pendukungnya di Banten bisa mengawal jalanya Pilpres 2019 ini tanpa konflik dan fitnah agar dapat berjalan dengan tentram dan damai. Tidak menyinggung pendukung dan calon lain.

"Indonesia harus kita jaga. Jangan ada perpecahan siapa pun yang akan menang, Kita mewarisi darah perjuangan dari leluhur kita. Kita galang keutuhan," katanya.

Berita Lainnya
×
img