close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Acara Peringatan Harlah ke-50 PPP di Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (17/2/2023). Twitter/@DPP_PPP
icon caption
Acara Peringatan Harlah ke-50 PPP di Kota Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (17/2/2023). Twitter/@DPP_PPP
Politik
Jumat, 17 Februari 2023 18:13

Plt Ketum PPP sanjung Sandi Uno di depan Prabowo: Enak kalau beliau hadir

Sandi Uno beberapa waktu lalu sempat dikabarkan akan pindah dari Gerindra ke PPP.
swipe

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menyanjung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, di depan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Sandi Uno sempat dikabarkan bakal pindah dari Partai Gerindra ke PPP lantaran kerap mengikuti kegiatan partai berlogo Ka'bah itu. Namun, rumor tersebut dibantah Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini dengan dalih tegak lurus dengan keputusan partai.

"Pak, enak kalau beliau (Sandi Uno, red) hadir di acara PPP. Enak saya, tapi saya yang rugi karena yang dikerumuni emak-emak itu Pak Sandi," kata Mardiono dalam sambutannya pada acara Hari Lahir (Harlah) ke-50 PPP di Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (17/2). 

Selain Sandi dan Prabowo, Harlah ke-50 PPP juga dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta beberapa elite partai politik (parpol) dan menteri Kabinet Indonesia Maju. Di antaranya, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia; Menteri BUMN, Erick Tohir; Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY); Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto; dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus.

Di sisi lain, Mardiono mengingatkan agar kader PPP tidak asal berbicara kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres). Sebab, acara turut dihadiri Jokowi.

"Teman-teman di belakang saking semangatnya, tapi saya ingin mengingatkan kepada teman-teman, jangan terlalu semangat dan hati-hati karena di depan kita ada Bapak Presiden," seloroh Mardiono.

Di depan Jokowi, Mardiono mengklaim PPP bakal konsisten mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sampai selesai.  "Insyaallah akan istikamah, komitmen."

"Islam mengajarkan janji adalah utang, di mana utang harus kita penuhi. Karena itu, kita harus istiqomah," tandasnya.

img
Marselinus Gual
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan