sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PPP versi Muktamar Jakarta akan dilaporkan ke polisi

PPP Muktamar Jakarta dinilai sudah berkali-kali memalsukan kop surat dan stempel partai.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Kamis, 15 Nov 2018 22:06 WIB
PPP versi Muktamar Jakarta akan dilaporkan ke polisi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Sekjen PPP kubu Romy, Arsul Sani mengatakan akan segera melaporkan PPP Muktamar Jakarta kepada pihak kepolisian.

"Secepatnya melaporkan ke pihak kepolisian," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/11). 

Arsul mengatakan PPP Muktamar Jakarta sudah berkali-kali memalsukan kop surat dan stempel partai. Juga telah melakukan penipuan kepada masyarakat dengan mengatasnamakan diri mereka sebagai DPP PPP. 

"Padahal tidak ada satu pun legalitas pada mereka baik dari pengadilan, pemerintah maupun penyelenggara pemilu, makanya akan segera kami pidanakan,"sebut Arsul. 

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Sudarto tidak mengindahkan ancaman Sekjen PPP kubu Romy Arsul Sani.  

"Biar saja itu urusan mereka (PPP kubu Romy), kami sudah biasa menghadapi ancam mengancam dari mereka selama empat tahun," kata Sudarto saat Mukernas PPP Muktamar Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (15/11). 

Sudarto memastikan Mukernas PPP Muktamar Jakarta tetap akan berjalan dan solid. Dia berdalih, belum ada putusan pengadilan atau hukum yang melarang pihaknya menggunakan atribut PPP. Sejauh ini pelaksanaan Mukernas PPP Muktamar Jakarta tidak ada masalah dan berjalan sebagaimana mestinya. 

PPP Muktamar Jakarta merupakan sebuah organisasi partai. Memiliki kepengurusan mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Keputusan apapun terkait dengan partai, terkait dengan politik, terkait dengan pilpres sekalipun itu harus dibicarakan di dalam Mukernas. Hal itu, sesuai dengan AD/ART dalam organisasi.

Sponsored
Berita Lainnya