sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tsamara Amany mundur dari PSI, memang karena konflik?

Tsamara Amany mundur dari PSI. Ia merasa perlu wadah baru untuk berjuang.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Senin, 18 Apr 2022 20:12 WIB
Tsamara Amany mundur dari PSI, memang karena konflik?

Tsamara Amany membuat kejutan. Ia mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia. Kemundurannya bukan hanya dari jabatan ketua DPP di partai tetapi juga melepaskan diri dari status kader partai. 

Tsamara mencuat namanya semenjak menjadi penggiat media sosial khususnya Twitter, karena kerap menyuarakan aspirasinya yang tajam. Ia kemudian bergabung dengan PSI, menjelang partai baru tersebut bertarung di 2019.

"Selama lima tahun mengabdi di DPP hari ini saya mendundurkan diri sebagai pengurus dan kader PSI. Keputusan ini saya ambil atas dasar pertimbangan pribadi," kata Tsamara, dalam akun Youtubenya, Senin (18/4)

"Saya merasa saya membutuhkan perjalanan baru di luar partai politik," lanjutnya.

"Untuk saat ini saya ingin fokus mengabdi untuk Indonesia melalui cara cara lainnya. Salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan."

"Ini bukan berarti saya merendahkan peran atau efektifitas partai dan PSI dalam membawa perubahan," paparnya.

"Saya tetap percaya sebagaimana saat saya dulu bergabung PSI, politik dan partai adalah  jalan paling masuk akal membawa perubahan dalam sekala besar. Hanya saja saya membutuhkan eksplorasi baru di luar ranah partai politik setidaknya untuk saat ini."

"Jadi kemunduran saya tidak berkaitan dengan keinginan untuk pindah ke partai politik lainnya. "

Sponsored

"Perlu ditegaskan bahwa saya mengundurkan diri dari PSI secara baik-baik tanpa konflik apapun atau perbedaan pandangan. Keputusan untuk mengumumkan ini melalui video juga merupakan keterbatasan dikarenakan lokasi saya yang saat ini masih berada di New York Amerika Serikat," kata istri profesor Kajian Islam dan Timur Tengah di New York University (NYU), Ismail Fajrie itu.

"Keputusan ini murni keputusan saya pribadi yang saya rasa harus saya ambil dalam perjalanan hidup saya," kata Tsamara. 

Tsmara pun mengucapkan terima kasihnya kepada PSSI, yang menurutnya telah berjasa besar memberi banyak pelajaran politik. 

"Dalam kesempatan ini saya ingin ber terima kasih sedalam-dalamnya  kepada PSI selama lima tahun ini PSI memberikan saya berbagai macam kesempatan dalam politik. PSI akan selalu menjadi cinta pertama saya dalam politik, akan selalu menjadi rumah di mana saya belajar berpolitik dan dibimbing sampai saya di titik ini, tanpa PSI saya tidak bisa berjalan sejauh ini," ucapnya. 

Di penghujung video, Tsamara menyebut sejumlah tokoh PSI untuk juga menyampaikan rasa terima kasihnya. 

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie merespons perpisahan Tsamara dengan PSSI, dengan juga ucapan terima kasih.

"Terima kasih untuk tujuh tahun persahabatan dan perjuangan yang hebat bersama-sama di PSI," katanya dalam video di akun Twitter PSI, Senin (18/4).

Netizen di kolom komentar video Youtube Tsamara berjudul "TERIMA KASIH PSI" itu pun ramai-ramai mengucapkan selamat dan mendoakan yang terbaik kepada Tsamara atas keputusannya.

"Respect Sis Tsam. Harus terus berpegang teguh kepada idealisme. Partai Politik dan Organisasi silih berganti kok," tulis akun Evan Fauzi.

"Kami akan merindukan sosok seperti sis tsamara," tulis lainnya.

"Mudah-mudahan mba tsamara sukses trus kedepannya dimana pun anda berada." Sang Senju menulis.

Komentar yang terkesan bercanda pun ada. "Hidayah di bulan Ramadhan," tulis akun Mangah Haruman.

Berita Lainnya