Peristiwa

72 jam pertama paling kritis, hal yang wajib disiapkan warga sipil jika perang pecah

Perang membawa dampak fisik dan psikologis serius. Warga sipil perlu menyiapkan lima kebutuhan pokok untuk bertahan di 72 jam pertama krisis.

Sabtu, 17 Januari 2026 15:22

Perang merupakan kondisi yang sangat destruktif. Selain ditandai oleh kekerasan fisik, kehancuran infrastruktur, dan kematian massal, konflik bersenjata juga meninggalkan dampak psikologis mendalam, seperti depresi dan kecemasan ekstrem, baik bagi tentara maupun warga sipil.

Dalam situasi perang, warga sipil menjadi kelompok paling rentan. Karena itu, kesiapan dasar menjadi kunci untuk bertahan, terutama pada fase awal krisis ketika bantuan belum tersedia atau evakuasi masih berlangsung. Setidaknya, terdapat lima kebutuhan pokok yang perlu diprioritaskan agar individu dan keluarga dapat bertahan secara mandiri selama 72 jam pertama krisis.

Kelima kebutuhan tersebut meliputi air, makanan tahan lama, perlengkapan pertolongan pertama dan obat-obatan, perlengkapan sanitasi dan kebersihan, serta alat komunikasi dan sumber listrik cadangan.

Berikut penjelasannya dikutip dari ready.gov.

Air
Air merupakan kebutuhan paling vital. Rekomendasinya adalah minimal satu galon per orang per hari untuk minum dan sanitasi. Persediaan untuk beberapa hari sangat penting, ditambah filter air atau tablet pemurni sebagai cadangan jika harus mengakses sumber air alternatif.

Purnomo Dwi Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait