sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

3 negara WO dari G20, Sri Mulyani: Ini bukan kejutan bagi kami!

Pernyataan soal walk out atau ancaman tidak menghadiri pertemuan G20 sebelumnya sudah dilontarkan sejumlah negara barat.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Kamis, 21 Apr 2022 13:38 WIB
3 negara WO dari G20, Sri Mulyani: Ini bukan kejutan bagi kami!

Menteri Keuangan Sri Mulyani, angkat bicara menanggapi tiga negara yang walk out dari pertemuan antarmenteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G20 di Washington, Rabu (20/4) waktu setempat. Dalam keterangan resminya Sri Mulyani mengaku, tidak kaget tiga negara yakni Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada membuat keputusan walk out.

“Kami memahami bahwa ada beberapa skenario tentang bagaimana negara-negara G7 akan merespons kehadiran Rusia, termasuk saat mereka memiliki kesempatan berbicara. Jadi hal ini bukan kejutan bagi kami," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers 2nd FMCBG Meeting yang disiarkan melalui Youtube Kementerian Keuangan, Kamis (21/4).

Lagi pula, pernyataan soal walk out atau ancaman tidak menghadiri pertemuan G20 sebelumnya sudah dilontarkan sejumlah negara barat. Salah satunya Amerika Serikat.

Dalam pertemuan itu, hadir Wakil Menteri Keuangan Rusia Timur Maksimov secara fisik, sedangkan Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov dan Gubernur Bank Sentral Rusia bergabung secara virtual.

Kendati demikian, pertemuan G20 diklaim berjalan secara lancar. Sri Mulyani sendiri mewakili Indonesia sebagai Presidensi G20 pada 2022 ini. Dia tak memungkiri G20 di AS membahas perang yang saat ini masih terjadi di Rusia dan Ukraina. Banyak negara anggota menyerukan agar Rusia menghentikan perang.

"Para anggota mengungkapkan keprihatinan tentang krisis kemanusiaan, dampak ekonomi, serta keuangan dari perang dan menyerukan diakhirinya perang secepat mungkin,” katanya.

Seperti diketahui, perwakilan dari ketiga negara yakni AS, Inggris, dan Kanada meninggalkan sesi ketika delegasi Rusia berbicara pada pertemuan. Seorang sumber mengatakan Gubernur Bank of England Andrew Bailey dan seorang pejabat senior Departemen Keuangan termasuk di antara orang-orang yang meninggalkan pembicaraan.

Walk out pada sesi tersebut, yang berlangsung di sela-sela pertemuan musim semi IMF terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran semakin lambatnya pemulihan ekonomi akibat konflik internasional. Kepala IMF Kristalina Georgieva memperingatkan, 75 tahun keuntungan pembangunan bisa terancam oleh perpecahan internasional.

Sponsored

Ditanya tentang potensi pemogokan pada pertemuan G20, Georgieva mengatakan dunia telah mencapai momentum penting bagi kemitraan global untuk mengatasi berbagai masalah termasuk pandemi, perang di Ukraina, darurat iklim, dan meningkatnya kemiskinan.

"Jelas ada fakta yang sangat dan sangat meresahkan yang harus kita hadapi. Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan hidup melalui perang lain di Eropa dalam skala yang saat ini terjadi," katanya.
 

Berita Lainnya