sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jumlah penjual online perempuan meningkat selama pandemi

Jumlah penjual naik sebesar 3,7 juta dari 7,3 juta pada Februari 2020 menjadi lebih dari 11 juta pada Juni 2021.

Zulfikar Hardiansyah
Zulfikar Hardiansyah Rabu, 15 Sep 2021 18:13 WIB
Jumlah penjual online perempuan meningkat selama pandemi

Pandemi menjadi berkah bagi pengusaha online. Data yang dikumpulkan Tokopedia menunjukkan, ada penambahan jumlah penjual di platformnya selama pandemi sebesar 3,7 juta dari 7,3 juta pada Februari 2020 menjadi lebih dari 11 juta pada Juni 2021.

Dari penambahan jumlah tersebut, terjadi peningkatan terhadap jumlah perempuan pegiat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang baru membuka bisnis melalui Tokopedia, dibandingkan laki-laki.

“Jumlah perempuan pegiat UMKM yang memulai bisnis dari nol lewat Tokopedia selama pandemi hampir satu setengah kali lipat lebih tinggi dibandingkan jumlah laki-laki,” ujar Head of Category Development (Fashion) Tokopedia, Falah Fakhriyah dalam keterangan resminya, Rabu (15/9).

Terdapat beberapa kategori bisnis yang mengalami peningkatan transaksi, yakni di makanan dan minuman. Prima Hayuningputri dan Anika Miranti adalah contoh perempuan pegiat UMKM yang memulai bisnis di tengah pandemi lewat Tokopedia. Bisnis mereka yang bernama Mad Bagel mengalami peningkatan penjualan hampir empat kali lipat karena mengikuti Tokopedia Nyam.

Kemudian di kategori fesyen, terdapat Dakara Indonesia, VIVIZUBEDI, Ederra Indonesia, dan NRHxNabilia, yang juga didirikan oleh perempuan pegiat UMKM. Mereka mengaku merasakan dampak dari pemanfaatan platform digital Tokopedia, salah satunya dengan mengikuti kampanye, seperti Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Muslim Fash Forward.

Dalam data yang tercatat Tokopedia, Dakara Indonesia mengalami kenaikan transaksi lebih dari dua kali lipat setelah mengikuti kampanye Hari BBI 2021. Sementara itu, VIVIZUBEDI mengalami peningkatan pendapatan tiga kali lipat sejak bergabung di Tokopedia.

Ederra Indonesia juga mengalami peningkatan pertumbuhan sebesar sembilan kali lipat selama kuartal II-2021, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada dua tahun lalu. Di sisi lain, penjualan NRHxNabilia juga meningkat sepuluh kali lipat.

Tokopedia juga membantu perempuan pegiat UMKM lokal lainnya melalui berbagai panggung digital, yang sebelumnya merupakan kegiatan offline, seperti Market & Museum at Home, serta OH! Beauty Festival.

Sponsored

Inisiatif itu disebut berhasil mendorong tren belanja kebutuhan sehari-hari, antara lain seperti produk fesyen, kecantikan, kesehatan dan perawatan diri secara online. Falah mengaku tren belanja produk tersebut terus meningkat selama pandemi.

“Kategori Kecantikan dan Fesyen di Tokopedia menjadi beberapa kategori dengan peningkatan paling pesat selama kuartal II- 2021 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Falah.

Selain dukungan pada perempuan pegiat UMKM, Tokopedia juga memberi ruang pada talenta digital perempuan untuk berkarya. Misalnya, melalui kegiatan START Summit Extension: Women in Tech, di bawah Tokopedia Academy, secara rutin mewadahi para talenta digital perempuan untuk mengembangkan diri di bidang teknologi.

 

Berita Lainnya