sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pagi ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II dibuka untuk umum dan gratis

Dwimawan Heru menyatakan, jalan tol ini untuk sementara waktu dioperasikan tanpa tarif.

Fandy Hutari
Fandy Hutari Minggu, 15 Des 2019 08:00 WIB
Pagi ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II dibuka untuk umum dan gratis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (tol melayang) dibuka untuk pengguna jalan pada Minggu (15/12) pagi ini, setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis (12/12).

"Ya pagi ini, tidak persis jam 06.00 WIB, seperti disampaikan sebelumnya," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, menjawab pers sebelum seremoni pembukaan jalan tol layang terpanjang di Indonesia itu, di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/12).

Ia menyatakan, jalan tol ini untuk sementara waktu dioperasikan tanpa tarif. “Jalan tol layang ini membentang dari Simpang Susun Cikunir hingga Karawang Barat tanpa tarif untuk sementara waktu,” ujar Heru.

Ia juga mengingatkan kembali akses pengguna jalan untuk dapat melintas di jalan tol layang terpanjang di Indonesia ini.

“Untuk arah Cikampek, pengguna jalan dapat melalui Jalan Tol Dalam Kota dari arah Halim atau Cawang, dan masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (tol melayang), melalui akses di km 10 Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah,” kata dia.

Sementara untuk pengguna jalan dari arah Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dari arah Jatiasih, Heru menjelaskan, pengguna jalan dapat masuk melalui akses kilometer 45 Jalan Tol JORR, sedangkan pengguna jalan dari arah Rorotan masuk di akses kilometer 46 Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta.

“Pengguna jalan yang menuju arah Jakarta dapat masuk di Karawang Barat melalui akses km 48 Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah, yang nantinya dapat keluar di Simpang Susun Cikunir km 10 Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah arah Halim atau Cawang, keluar ke Jalan Tol JORR arah Jatiasih dengan membayar tarif Jalan Tol JORR di Gerbang Tol Cikunir 6m, serta keluar ke Jalan Tol JORR arah Rorotan dengan membayar tarif Jalan Tol JORR di Cikunir 8,” kata dia.

Sementara itu, PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek menegaskan,Tol Jakarta-Cikampek II hanya bisa dilalui untuk kendaraan golongan 1 nonbus.

Sponsored

"Untuk saat ini dan diharapkan seterusnya, hanya untuk golongan 1 nonbus," kata General Manager Traffic PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek (JJLC), Aprimon menjawab pers di pintu akses jalan tol itu di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/12).

Menurut Aprimon, jika kendaraan besar melalui jalan ini dan kecepatannya tak sesuai harapan, akan berdampak pada laju lalu lintas yang ada. Kedua, kata Aprimon, kendaraan besar biasanya sering gangguan, sehingga evakuasinya lebih sulit dibandingkan kendaraan lebih kecil.

"Otomatis hal itu akan berdampak pada kelancaran lalu lintas," kata Aprimon.

Karena itu, untuk memudahkan pengguna lalu lintas, sebelum memasuki jalan tol layang ini dipasangi portal.

Dwimawan Heru menambahkan, secara desain sebetulnya jalan tol layang sepanjang 38 kilometer ini untuk semua golongan kendaraan. "Mungkin nanti setelah masalah truk ODOL (over dimension over load) selesai, baru bisa," kata Heru.

Beberapa menit setelah 06.00 WIB pada Minggu, beberapa kendaraan pribadi golongan 1 mulai menggunakan jalan tol layang ini. "Jalan tol layang ini diharapkan bisa membantu memperlancar untuk arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020," kata Heru. (Ant).

Berita Lainnya