sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pertamina siap uji coba produksi avtur ramah lingkungan akhir 2020

Pertamina sebelumnya berhasil melakukan uji coba produksi Green Diesel D-100 mencapai 1.000 barel per hari.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 23 Jul 2020 18:18 WIB
Pertamina siap uji coba produksi avtur ramah lingkungan akhir 2020

PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapannya melakukan uji coba produksi bahan bakar pesawat ramah lingkungan, green avtur di Kilang Cilacap. Rencananya, uji coba akan dilakukan pada akhir tahun 2020. 

"Uji coba pertama akan dilakukan dengan Co-Processing injeksi 3% minyak kelapa sawit atau CPO yang telah diproses lebih lanjut di fasilitas existing Kilang Cilacap," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, dalam keterangan resmi, Kamis (23/7).

Menurut Nicke, Pertamina juga akan membangun dua Standalone Biorefinery lainnya, yaitu di Cilacap dan Plaju. Standalone Biorefinery di Cilacap nantinya dapat memproduksi green energy berkapasitas 6.000 barel per hari. Sedangkan Standalone Biorefinery di Plaju dengan kapasitas 20.000 barel per hari. Kedua Standalone Biorefinery ini kelak akan mampu memproduksi green diesel maupun green avtur dengan berbahan baku 100% minyak nabati.

“Selain green diesel dan green avtur yang akan diujicoba, Pertamina juga telah melakukan ujicoba green gasoline. Beberapa perusahaan dunia sudah dapat mengolah minyak sawit menjadi green diesel dan green avtur, namun untuk green gasoline, Pertamina merupakan yang pertama di dunia,” ujarnya. 

Green gasoline tersebut telah berhasil diujicobakan di fasilitas Kilang Plaju dan Cilacap sejak 2019 dan 2020. Pertamina mampu mengolah bahan baku minyak sawit hingga sebesar 20% injeksi.

Menurut Nicke, langkah Pertamina tersebut diwujudkan sesuai dengan arahan presiden untuk mengoptimalkan sumber daya dalam negeri guna membangun ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional, serta mengurangi defisit transaksi berjalan.

Sebelumnya pada pekan lalu, Pertamina berhasil melakukan uji coba produksi Green Diesel D-100 mencapai 1.000 barel per hari di fasilitas existing Kilang Dumai. D100 diproses dari 100% Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) dengan bantuan katalis yang dibuat oleh Research & Technology Center Pertamina dan Institute Teknologi Bandung (ITB). RBDPO adalah minyak kelapa sawit atau CPO yang telah diproses lebih lanjut sehingga hilang getah, impurities dan baunya.

Dalam uji coba performa melalui road test 200 km, D-100 ini dijadikan bahan bakar yang dicampur dengan solar serta Fatty Acid Metyhl Ester (FAME) dan terbukti menghasilkan bahan bakar diesel yang berkualitas dengan angka cetane number yang lebih tinggi, lebih ramah lingkungan dengan angka emisi gas buang yang lebih rendah, serta lebih hemat penggunaan bahan bakarnya. 

Sponsored

“Dari uji coba ini menunjukkan bahwa dari sisi teknis produksi Pertamina sudah siap, selanjutnya kami perlu memikirkan agar sisi keekonomiannya juga dapat tercapai,” kata Nicke.

Berita Lainnya

ICW: Tuntutan 11 Tahun Juliari Sangat Rendah

Kamis, 29 Jul 2021 18:48 WIB

2 varian Xiaomi Mi MIX 4 muncul di TENAA

Kamis, 29 Jul 2021 15:17 WIB

Pemkot Kediri upayakan tambah ambulans

Sabtu, 10 Jul 2021 18:32 WIB