close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Politikus Gerindra pertanyakan manfaat hilirisasi bagi masyarakat. Alinea.id/Bagus Priyo
icon caption
Politikus Gerindra pertanyakan manfaat hilirisasi bagi masyarakat. Alinea.id/Bagus Priyo
Bisnis
Jumat, 24 Februari 2023 21:44

Politikus Gerindra pertanyakan manfaat hilirisasi bagi masyarakat

hilirisasi semestinya tidak sekadar pelarangan ekspor bahan mentah, pembangunan smelter, dan industri.
swipe

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menggencarkan program hilirisasi, termasuk hasil pertambangan, guna mendapatkan nilai tambah. Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad, pun mempertanyakan dampak kebijakan tersebut bagi rakyat.

"[Misalnya] pertumbuhan ekonomi di atas 25% di Maluku Utara, tapi angka kemiskinannya tidak [turun] signifikan. Itulah yang menjadi pertanyaan besar," ucapnya, Jumat (24/2). 

Menurut politikus Partai Gerindra ini, hilirisasi semestinya tidak sekadar pelarangan ekspor bahan mentah (raw material), pembangunan smelter, dan industrinya saja. Namun, juga harus memikirkan ekosistem usaha.

Kamarussamad berpendapat, ini penting ditekankan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh signifikan. Kemudian, perlu memikirkan tentang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan mengingat konsumsi rumah tangga  mendominasi pertumbuhan ekonomi nasional hingga 53,65%. 

"Betul, konsumsi rumah tangga penting karena lebih dari separuh dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi kita ingin pertumbuhan ekonomi itu yang berkelanjutan. Berkelanjutannya apa? [Meneruskan program] unggulan Indonesia, seperti pangan dan energi. Kita punya dua-duanya," tuturnya, melansir situs web DPR.

Lebih jauh, Kamrussamad mengingatkan bahwa resesi global mengancam dua sektor krusial, pangan dan energi. Karenanya, pemerintah diminta menyinergikan dengan menguatkan peran sejumlah kementerian terkait guna memaksimalkan program-program unggulan Indonesia.

img
Fatah Hidayat Sidiq
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan