close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto Freepik.
icon caption
Ilustrasi. Foto Freepik.
Bisnis
Rabu, 15 Mei 2024 16:39

Riset: Wafer hingga kurma menjadi yang paling laris di e-commerce

Momentum ramadan membawa berkah bagi sektor FMCG. Berdasarkan riset, jumlah produk terjual kategori biskuit naik 224,4%.
swipe

Momentum ramadan membawa berkah bagi sektor fast-moving consumer goods (FMCG). Menilik riset Compas.co.id, nilai penjualan (sales value) sektor FMCG mencapai Rp6,4 triliun, dengan jumlah produk terjual (sales quantity) 170,8 juta buah.

Angka itu naik 12,2% jika dibandingkan dengan periode Februari 2024 yang mencatat penjualan Rp5,7 triliun. Jika dibandingkan dengan Ramadan 2023 sebelumnya yang mencapai Rp5,1 triliun, penjualan tahun ini meningkat 25,4%.

“Riset dilakukan pada periode 13 Maret hingga 9 Mei 2024 menggunakan metode crawling yang merekam seluruh aktivitas penjualan di seluruh toko Shopee, Tokopedia dan Blibli," ujar CEO dan Co-founder Compas.co.id Narendrata kepada Alinea.id, Rabu (15/5).

Berdasarkan peningkatan jumlah produk terjual, kategori makanan dan minuman mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 50,8%. Kenaikan itu terefleksi dari jumlah produk terjual di kategori tersebut pada periode ramadan yang mencapai 60,3 juta produk atau naik ketimbang periode Februari 2024 yang hanya mencapai 39,9 juta produk. 

Adapun pertumbuhan jumlah produk terjual terbesar, disumbangkan oleh subkategori biskuit dan kue kering yang mencapai 4,3 juta produk terjual, meningkat 224,4% jika dibandingkan penjualan pada bulan Februari 2024 yang hanya mencapai 1,3 juta produk. Kemudian keripik dan kerupuk yang mencapai 3,3 juta produk terjual, meningkat 46,9% jika dibandingkan Februari 2024 yang hanya mencapai 2,2 juta produk.

Produk lainnya yang mengalami peningkatan, bahkan melonjak cukup tajam adalah buah-buahan mencapai 156% dari 911.000 produk pada Februari 2024, ke angka 2,3 juta produk pada ramadan 2024.

Jika dibedah berdasarkan jenis produk yang paling diminati dari ketiga subkategori tersebut, pada subkategori biskuit ditemukan produk wafer menjadi yang paling diminati. Narendrata memperkirakan, produk itu diserbu lantaran menjadi suguhan jelang lebaran.

Di subkategori keripik dan kerupuk, produk makaroni dan bakso goreng (basreng) menjadi yang paling diminati, sedangkan dari subkategori buah didominasi oleh kurma. Jumlah produk kurma yang terjual pada ramadan melesat 459% menjadi 1,5 juta produk terjual dibandingkan pada Februari 2024 yang hanya mencapai 273.000 produk

"Apabila melihat kembali fenomena Ramadan 2024, besar kemungkinan peningkatan kedua ragam makanan yang seringkali dikonsumsi pada saat berbuka puasa ini merupakan dampak dari tren war takjil,” tutur Narendrata.

Kategori kesehatan turun

Kategori lainnya yang mengalami pertumbuhan adalah perawatan dan kecantikan, yang tumbuh 9,7% ke angka 77,6 juta produk terjual, dibandingkan bulan Februari hanya mencapai 70,7 juta produk. Pada kategori ibu dan bayi juga tumbuh tipis 8,3% ke angka 10,5 juta, setelah pada Februari 2024 mampu menjual produk sebanyak 9,7 juta buah. 

Adapun kategori kesehatan, menjadi satu-satunya kategori di FMCG yang turun 1,9% dari 22,7 juta produk terjual pada Februari 2024, menjadi 22,3 juta produk terjual. Analisa Compas.co.id, penurunan ini bukan disebabkan oleh tren pada bulan ramadan, namun sudah terjadi secara konsisten pascapandemi.

Sementara itu berdasarkan nilai penjualan, kategori perawatan dan kecantikan mencatat nilai penjualan terbesar, yaitu Rp2,9 triliun, kemudian disusul oleh kategori makanan dan minuman senilai Rp1,8 triliun, kesehatan Rp1,01 triliun, serta ibu dan bayi Rp642,9 miliar. 

Di sisi lain, E-Commerce Communications Director Shop | Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan produk groceries alias produk-produk kebutuhan sehari-hari termasuk makanan dan minuman, kecantikan dan perawatan diri, dan lainnya; serta rumah tangga dan fashion adalah beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia selama Ramadan-Lebaran 2024.

"Momen ramadan-lebaran menghadirkan peluang bisnis online yang lebih baik untuk para pelaku usaha di Indonesia," ujar Nuraini. 

Beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia selama ramadan-lebaran di pulau Sumatera dan Jawa adalah groceries, rumah tangga dan fashion. Sedangkan di pulau Kalimantan, beberapa kategori yang terlaris adalah elektronik, groceries dan rumah tangga.

Di pulau Sulawesi, Tokopedia mencatat kategori yang laris manis adalah groceries, elektronik dan fashion. Di pulau Papua, kategori elektronik, groceries serta olahraga dan hobi adalah beberapa kategori yang paling laku. 

Sedangkan pada Shop | Tokopedia dalam aplikasi TikTok, produk fashion muslim perempuan, skincare dan makanan ringan adalah beberapa kategori produk yang paling diburu masyarakat pada periode yang sama.

“Penjualan produk groceries dan elektronik masing-masing mengalami kenaikan penjualan hampir dua kali lipat selama kampanye Ramadan Ekstra Seru berlangsung di Tokopedia sepanjang 23 Februari-5 April 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Untuk produk fesyen melonjak hampir 2,5 kali lipat,” tutur Nuraini.

Selain itu, TikTok melalui Shop | Tokopedia juga mencatat penjualan rata-rata pelaku usaha yang mengikuti kampanye Ramadan Ekstra Seru naik lebih dari tiga kali lipat dibandingkan rata-rata mingguan pada Februari 2024.

Platform e-commerce lainnya, Shopee diuntungkan oleh fitur interaktif live shopping. Transaksi melalui Shopee Live di waktu sahur meningkat hingga 44 kali lipat pada puncak kampanye Big Ramadan Sale 2024 dibandingkan dengan waktu yang sama di hari biasa.

“Fitur seperti Shopee Live hingga Shopee Video masih menjadi daya tarik utama dalam perjalanan belanja online pengguna pada ramadan tahun ini," ujar Director of Marketing Growth Shopee Indonesia Monica Vionna.

Shopee menemukan pengguna menghabiskan 68 juta jam untuk menonton rangkaian tayangan di Shopee Live sepanjang periode kampanye berlangsung, termasuk sesi live shopping dari para penjual. Barang-barang yang identik dengan momen ramadan menjadi produk yang banyak dicari oleh pengguna pada fitur interaktif ini. Sarung, cepol hijab, biskuit kaleng, dan makeup cushion menjadi produk favorit pengguna di Shopee Live pada puncak kampanye.

Artikel ini ditulis oleh :

img
Satriani Ari Wulan
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan