sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Salurkan BST, Pos Indonesia kerahkan 21.000 pegawai

Kemensos mengucurkan Rp12 triliun untuk Program BST kepada 10 juta KPM pada Januari-April.

Firda Junita
Firda Junita Senin, 04 Jan 2021 22:21 WIB
Salurkan BST, Pos Indonesia kerahkan 21.000 pegawai
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

PT Pos Indonesia (Persero) akan mengerahkan 21.000 pegawai agar bisa mendistribusikan bantuan sosial (bansos) ke 34 provinsi tepat waktu sepanjang 2020.

"Pos Indonesia mengerahkan segala kemampuan untuk bisa menyalurkan BST (bantuan sosial tunai) tepat waktu. Sebanyak 21.000 pegawai Pos se-Indonesia siap menyalurkan program BST tahun 2021," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, Senin (4/1).

Pemerintah kembali menggulirkan berbagai bansos pada 2021 guna meminimalisasi dampak ekonomi imbas pandemi Covid-19. BST, salah satunya, yang sebelumnya berupa sembako.

Kementerian Sosial (Kemensos), pelaksana program, bakal menyalurkan BST kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama empat bulan, Januari hingga April. Setiap sasaran mendapat Rp300.000 per bulan. Dengan demikian, total anggarannya Rp12 triliun.

Pemerintah juga menggandeng Pos Indonesia dalam mendistribusikan bansos pada tahun kemarin. Kala itu, perusahaan negara ini telah menyalurkan bantuan tunai hingga 97,14 %.

Faizal melanjutkan, Pos Indonesia menerapkan tiga poin utama dalam menyalurkan bansos. Pertama, 
perencanaan di mana tim dari pusat hingga terbawah melakukan konsolidasi internal dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Kedua, pelaksanaan atau menyusun persiapan penyaluran detail dan pengawalan pelaksanaan. Terakhir, pascadistribusi yakni melaporkan seluruh kegiatan dan pertanggungan keuangan secara tertib dan akuntabel.

"Dengan semangat dan kompetensi yang kita miliki serta didukung dengan doa seluruh jajajaran, insyaallah, amanah ini bisa kita jalankan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan stakeholders," ucapnya.

Sponsored
Berita Lainnya