sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Sri Mulyani pastikan kenaikan gaji PNS dirapel sebelum pemilu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) akan dirapel sebelum Pemilu 2019.

Soraya Novika
Soraya Novika Rabu, 13 Mar 2019 20:51 WIB
Sri Mulyani pastikan kenaikan gaji PNS dirapel sebelum pemilu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) akan dirapel sebelum Pemilu 2019.

Menkeu menegaskan, pencairan kenaikan gaji PNS 2019 akan terealisasi pada April, dan mereka juga akan menerima rapelan kenaikan gaji dengan jumlah sekaligus yang dihitung mulai Januari 2019.

"Karena Undang-Undang APBN kan dihitungnya mulai Januari, jadi untuk Mei dan selanjutnya dibayarkan tepat waktu pembayaran gajinya," ujar Sri Mulyani di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (13/3).

Akan tetapi, hingga kini prosesnya masih masih mandek pada tahap persiapan peraturan perundang-undangan terkait dengan kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS.

"Sedang disiapkan seluruh peraturan perundang-undangannya," katanya.

Walaupun aturan masih belum selesai, Sri Mulyani sudah menyiapkan anggarannya. 

"Anggarannya dari APBN sudah ada, di dalam UU APBN juga sudah ada," tuturnya.

Seperti diketahui, setelah empat tahun lebih pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan, pemerintah tidak menaikkan gaji lagi. 

Sponsored

Terakhir kali pemerintah menaikkan gaji PNS yaitu pada 2015 sebesar 6% lewat Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS. 

Akhirnya, wacana kenaikan gaji bagi PNS ini kembali mencuat saat Jokowi meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung Selatan pada 8 Maret 2019. 

Mengutip laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Jokowi menjelaskan, bahwa aturan kenaikan gaji hak abdi negara saat ini tengah difinalisasi dan dipastikan rampung pada April 2019 mendatang dengan rata-rata 5%.

Sebagai informasi, pemerintah menggelontorkan Rp215 triliun dari APBN 2019 untuk kebutuhan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk di dalamnya PNS, TNI, dan Polri.

Anggaran tersebut mencakup gaji dan tunjangan dengan perhitungan gaji pokok naik sebesar 5%, gaji ke-13, serta Tunjangan Hari Raya (THR). 

Secara rinci, anggaran tersebut terdiri dari gaji dan tunjangan ASN sebesar Rp98 triliun dan gaji pensiunan Rp117 triliun atau setara 8,7% dari total belanja negara dalam APBN 2019 sebesar Rp2.461,1 triliun.