sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AS: Kerja sama Inggris-Huawei ancam hubungan intelijen

Penjabat Kepala Staf Gedung Putih disebut akan berkunjung ke London untuk membahas hal ini.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 20 Feb 2020 18:24 WIB
AS: Kerja sama Inggris-Huawei ancam hubungan intelijen

Penjabat Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney memperingatkan bahwa keputusan pemerintah Inggris untuk mengizinkan Huawei terlibat dalam pembangunan jaringan 5G di negara itu akan mengancam kerja sama intelijen Amerika Serikat dengan Inggris.

"Pemerintah AS-Inggris berbagi sejumlah besar informasi intelijen. Pertukaran informasi itu dilakukan melalui jaringan komputer, oleh karena itu AS sangat khawatir dengan keputusan Inggris yang mengizinkan Huawei terlibat (dalam pembangunan jaringan 5G). Itu akan berdampak langsung pada kemampuan kami berbagi informasi intelijen dengan Inggris," kata Mulvaney pada Rabu (19/2).

Pernyataan Mulvaney dinilai sebagai salah satu peringatan paling keras oleh pejabat senior dari administrasi Donald Trump. Sejumlah pejabat AS lainnya telah berulang kali mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang langkah pemerintah Inggris.

Pada 28 Januari, pemerintah Inggris mengumumkan akan mengizinkan raksasa telekomunikasi China itu untuk terlibat dalam pembangunan teknologi 5G di wilayahnya.

Menurut pernyataan pemerintah Inggris, operator seluler akan dapat menggunakan peralatan Huawei pada jaringan 5G mereka. Tapi, perusahaan itu akan dikecualikan dari bagian inti yang sensitif.

Badan intelijen Inggris meyakini bahwa risiko kebocoran informasi dapat dicegah, mereka juga menyatakan telah familier dengan teknologi Huawei. Pasalnya, perusahaan yang memimpin dalam bidang teknologi 5G itu telah memiliki kehadiran signifikan pada jaringan nirkabel Inggris dan beroperasi di bawah pengawasan pemerintah sejak 2003.

Namun, AS bersikeras menyatakan bahwa tetap ada potensi risiko keamanan yang dapat ditimbulkan oleh Huawei. Pemerintahan Trump telah mendesak sekutu AS untuk melarang total penggunaan produk Huawei, menuduh Beijing dapat menggunakannya untuk kegiatan spionase.

Mulvaney dijadwalkan untuk berkunjung ke Downing Street pada Kamis (20/2) untuk bertemu dengan Penasihat Senior Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Dominic Cummings. Mulvaney akan didampingi oleh Robert Blair, perwakilan khusus Gedung Putih untuk kebijakan telekomunikasi internasional.

Sponsored

Banyak pihak yang berspekulasi bahwa Washington ingin London berkomitmen mengeluarkan Huawei dari pembangunan jaringan 5G di Inggris dalam waktu dekat. (The Guardian)

Berita Lainnya