sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AstraZeneca merevisi data efikasi vaksin jadi 76%

AstraZeneca nyatakan vaksinnya memiliki efikasi 76%, bukan 79%.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 25 Mar 2021 18:53 WIB
AstraZeneca merevisi data efikasi vaksin jadi 76%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Produsen obat, AstraZeneca, pada Rabu (24/3) merivisi persentase keefektifan vaksin Covid-19 mereka setelah pihak berwenang Amerika Serikat menyuarakan kekhawatiran atas efektivitas yang tidak sesuai. Perusahaan tersebut kini mengatakan bahwa vaksinnya memiliki efikasi 76%, bukan 79%, dalam mencegah segala jenis gejala Covid-19.

Langkah tersebut dilakukan setelah panel ahli independen yang ditunjuk untuk mengawasi pengembangan vaksin menyatakan keprihatinan bahwa AstraZeneca gagal memasukkan data terbaru dalam angka yang awalnya dirilis.

Institut Kesehatan Nasional AS kemudian mengeluarkan pernyataan yang meminta AstraZeneca untuk bekerja dengan panel tersebut dan mengeluarkan laporan terbaru.

Persentase terbaru didasarkan pada kasus 190 orang yang jatuh sakit di antara 32.449 peserta uji coba di seluruh AS, Peru dan Chile, dua pertiga di antaranya menerima vaksin sementara sisanya menerima plasebo.

Sponsored

AstraZeneca merupakan pelopor pertama dalam perlombaan global untuk mengembangkan vaksin Covid-19. Namun, serangkaian kesalahan komunikasi dengan AstraZeneca mengikis kepercayaan badan-badan AS terhadap vaksin mereka.

AS sekarang memiliki tiga vaksin resmi yakni Moderna, Pfizer, serta Johnson & Johnson, dan harus memiliki pasokan yang cukup untuk lebih dari menutupi populasi orang dewasa pada akhir Mei.

Sejumlah negara Eropa menghentikan peluncuran vaksin AstraZeneca karena potensi risiko pembekuan darah sebelum kemudian melanjutkan penggunaannya. European Medicines Agency (EMA) menganggap vaksin AstraZeneca aman dan mengatakan vaksin tersebut tidak terkait dengan pembekuan darah secara umum. (France 24)

Berita Lainnya

Pakar dukung penegakan aturan larangan mudik

Jumat, 16 Apr 2021 08:15 WIB

Urgensi masyarakat patuhi larangan mudik Lebaran

Minggu, 18 Apr 2021 18:32 WIB

Harga seri Redmi 10 bocor

Senin, 19 Apr 2021 04:44 WIB