close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Bebaskan 13 sandera Israel dan 11 lainnya saat gencatan senjata, Hamas melunak?
icon caption
Bebaskan 13 sandera Israel dan 11 lainnya saat gencatan senjata, Hamas melunak?
Dunia
Sabtu, 25 November 2023 13:18

Bebaskan 13 sandera Israel dan 11 lainnya saat gencatan senjata, Hamas melunak?

Dilansir Fox News, pemerintah Israel mengonfirmasi nama dan usia para sandera Israel yang dibebaskan.
swipe

Kelompok militan Hamas melepaskan sandera gelombang pertama mereka, mengawali pertukaran empat hari saat kekerasan di Gaza dihentikan.

Dua puluh empat sandera diangkut keluar dari Gaza melalui perbatasan Rafah pada hari Jumat (24/11), menurut Times of Israel, mengutip pejabat Israel.

Setidaknya 10 warga negara Thailand dan 13 warga Israel dibebaskan ke dalam perawatan personel Palang Merah, yang terlihat membawa mereka yang diselamatkan melalui ambulans dari Gaza ke Mesir. Para sandera Israel kemudian diperkirakan diangkut ke Israel untuk menerima perawatan di berbagai rumah sakit.

Qatar, pemain kunci dalam negosiasi kesepakatan gencatan senjata, mengatakan total 24 sandera telah dibebaskan, termasuk 10 warga negara Thailand dan satu warga negara Filipina. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Thailand menyebutkan 12 warga negara Thailand telah dibebaskan oleh Hamas.

Dilansir Fox News, pemerintah Israel mengonfirmasi nama dan usia para sandera Israel yang dibebaskan.

Israel dan Hamas telah menyetujui gencatan senjata selama empat hari, di mana kelompok militan tersebut akan membebaskan 50 wanita dan anak-anak yang diambil dalam serangan 7 Oktober terhadap Israel dengan imbalan 150 warga Palestina yang dipenjarakan oleh Israel.

Para sandera akan dibebaskan selama empat hari, mulai Jumat, menurut kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Para pemimpin Israel telah berjanji untuk melanjutkan perang setelah gencatan senjata dicabut.

“Israel akan melanjutkan perangnya terhadap Hamas dan kami tidak akan berhenti sampai kami mencapai dua tujuan utama kami, menggulingkan pemerintahan Hamas dan mengembalikan semua korban penculikan kepada kami, dengan selamat,” kata Menteri Luar Negeri Eli Cohen pada hari Jumat saat ia mengunjungi daerah perbatasan Israel dengan rekan-rekannya dari Portugal dan Slovenia.

Para pejabat telah melontarkan gagasan bahwa gencatan senjata dapat diperpanjang satu hari lagi untuk setiap kelompok tambahan yang terdiri dari 10 sandera yang dibebaskan.

Militan Hamas diyakini telah menawan 240 orang dalam serangan teror 7 Oktober terhadap Israel dan menahan mereka di Gaza.

Hingga saat ini, terdapat lebih dari 1.200 warga Israel yang dilaporkan tewas oleh Hamas, sementara Kementerian Kesehatan Palestina yang dikelola Hamas mengklaim hampir 13.000 warga sipil telah terbunuh oleh aktivitas militer Israel di Gaza.

Kelompok pertama warga Israel dan Palestina telah dibebaskan berdasarkan perjanjian yang ditengahi yang menghentikan sementara pertempuran di Gaza. Israel mengatakan pihaknya menerima daftar kelompok kedua yang akan dibebaskan pada hari Sabtu (25/11) – dan daftar tersebut termasuk anak-anak, kata sebuah sumber kepada CNN.(foxnews,cnn)

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan