sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dua kereta tabrakan di Pakistan, 30 orang tewas

Perdana Menteri Imran Khan terkejut mendengar kabar kecelakaan kereta api.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 07 Jun 2021 14:55 WIB
Dua kereta tabrakan di Pakistan, 30 orang tewas

Dua kereta penumpang bertabrakan di wilayah selatan Pakistan, menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai puluhan lainnya. Pejabat terkait mengatakan, satu kereta tergelincir dan terhempas ke jalur lain. Sedangkan kereta kedua yang penuh dengan penumpang dalam kondisi terbalik.

Tim penyelamat membawa korban yang terluka ke rumah sakit terdekat dan diperkirakan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. Seorang pejabat senior di distrik Ghotki mengatakan, delapan gerbong hancur dan kondisi itu membuat sulit untuk menyelamatkan penumpang yang terjebak.

Perdana Menteri Imran Khan mengaku terkejut mendengar kabar kecelakaan itu dan menjanjikan penyelidikan penuh atas kasus tersebut. Sejauh ini masih belum jelas apa yang menyebabkan kereta tergelincir dari rel.

Pada Senin (7/6) pagi, beberapa orang masih terjebak di reruntuhan. Kantor berita AFP mengutip juru bicara kereta api dengan mengatakan, "Tempat kecelakaan jauh dan itulah mengapa kami menghadapi beberapa masalah dalam upaya penyelamatan".

Sponsored

Kecelakaan itu terjadi pada Senin pagi ketika Millat Express yang datang dari Karachi tergelincir, jatuh ke jalur lain. Sir Syed Express yang datang dari Rawalpindi bertabrakan dan terbalik.

Selama beberapa tahun terakhir memang sering terjadi serangkaian kecelakaan kereta api yang mematikan di Pakistan. Kecelakaan sering kali disebabkan oleh kereta yang tergelincir dan bertabrakan di perlintasan.

Kereta api merupakan transportasi yang sangat populer di Pakistan, terutama di kalangan kelompok berpenghasilan menengah dan rendah.  Menurut pihak berwenang, tiga penyebab utama kecelakaan kereta api di Pakistan adalah kurangnya perawatan rel, masalah sinyal, dan mesin yang sudah tua.

Sumber : BBC

Ramai-ramai melepas jerat fast fashion

Ramai-ramai melepas jerat fast fashion

Sabtu, 12 Jun 2021 08:10 WIB
Pilu di balik pembatalan ibadah haji

Pilu di balik pembatalan ibadah haji

Jumat, 11 Jun 2021 07:19 WIB
Berita Lainnya