sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Israel tangkap 10 warga Palestina pascabentrok di Yerusalem

Sembilan orang lain dilaporkan terluka ketika pengunjuk rasa melemparkan batu dan petugas membalas dengan menembakkan peluru karet.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 19 Jun 2021 14:47 WIB
Israel tangkap 10 warga Palestina pascabentrok di Yerusalem

Polisi Israel pada Jumat (18/6) menangkap 10 warga Palestina dalam bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Selain itu, sembilan orang dilaporkan terluka ketika pengunjuk rasa melemparkan batu dan petugas membalas dengan menembakkan peluru karet.

Seorang reporter AFP mengatakan, sekitar 1.000 orang berkumpul di kompleks itu setelah salat mingguan meneriakkan "Tuhan Maha Besar" dan beberapa mengibarkan bendera Palestina.

Beberapa demonstran melemparkan batu ke arah polisi, yang menggerebek lokasi tersebut.

"Belasan pemuda mulai mengganggu ketertiban dan melemparkan batu ke arah polisi," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Mereka menambahkan bahwa 10 tersangka yang terlibat dalam kerusuhan telah diamankan.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, sembilan orang terluka, termasuk tiga yang dirawat di rumah sakit setelah konfrontasi. Mereka luka-luka akibat dipukul dan terkena peluru karet.

Konfrontasi tersebut terjadi setelah warga Palestina memprotes kaum nasionalis Yahudi yang pada Selasa (15/6) melakukan demonstrasi melalui Yerusalem Timur yang dicaplok Israel.

Sponsored

Para nasionalis Yahudi meneriakkan penghinaan terhadap Islam dan meneriakkan "Death to Arabs".

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga dalam ajaran Islam, dan juga dihormati oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount, di mana dua kuil berdiri di zaman kuno.

Konfrontasi polisi dengan jamaah muslim pada awal Mei meningkat menjadi pertempuran paling berdarah dalam beberapa tahun terakhir, memicu konflik antara Israel dan Hamas, kelompok militan Palestina di Jalur Gaza.

Gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 21 Mei, mengakhiri 11 hari pertempuran mematikan.

Kompleks Al-Aqsa terletak di Yerusalem Timur, yang dicaplok Israel pada 1967, sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar masyarakat internasional. 

Sumber : France24

Berita Lainnya