sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Junta Myanmar larang pengacara kirim uang ke Suu Kyi

Dalam sidang pada 7 Juni, Suu Kyi meminta tim hukumnya menyediakan makanan baginya dan delapan orang lain yang ditahan bersamanya.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 18 Jun 2021 12:09 WIB
Junta Myanmar larang pengacara kirim uang ke Suu Kyi

Junta militer Myanmar telah melarang bantuan tunai bagi pemimpin sipil, Aung San Suu Kyi, yang dikirim oleh pengacaranya.

Kabar tersebut disampaikan oleh anggota tim hukum Suu Kyi, U Kyi Win, pada Kamis (17/6).

Selama sidang pengadilan di Naypyidaw pada 7 Juni, Suu Kyi yang sedang ditahan meminta agar tim hukumnya membantu menyediakan makanan baginya dan delapan orang lain yang ditahan bersamanya.

Suu Kyi menyatakan, mereka menggunakan uang mereka sendiri untuk membeli makanan dan kini kekurangan uang tunai. Selain itu, mereka juga membutuhkan obat-obatan dan perbekalan lainnya.

Lebih lanjut, Suu Kyi mengatakan kepada tim hukumnya bahwa dia tidak menginginkan bantuan dari pihak yang menahannya. 

Tim hukumnya mengirimnya 5 juta kyat atau sekitar US$3.000 melalui polisi. Namun, pada sidang pengadilan pada awal pekan ini, polisi mengembalikan uang tersebut ke tim hukum dengan mengatakan bantuan tunai tidak diperbolehkan.

"Polisi mengembalikan uang tunai tersebut. Padahal, Aung San Suu Kyi hanyalah tersangka dan bukan tahanan. Dia belum dihukum karena kejahatan apa pun. Saya mengatakan kepada polisi bahwa saya akan secara resmi meminta melalui surat izinuntuk mengirim uang tunai," kata U Kyi Win.

Tim hukum Suu Kyi juga mengirim sembako, termasuk beras dan minyak goreng, pada 8 Juni melalui polisi kepada wanita yang merupakan pemimpin dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang digulingkan itu. 

Sponsored

Namun, tampaknya ada beberapa keterlambatan dalam mengirimkan paket makanan ke Suu Kyi, karena dia mengatakan kepada pengacaranya bahwa beberapa makanan yang mudah rusak, termasuk roti, sudah berjamur.

Tim hukum diizinkan untuk bertemu dengan Suu Kyi, Presiden Myanmar yang digulingkan U Win Myint,  dan ketua Dewan Naypyidaw yang digulingkan Myo Aung sebelum sidang pengadilan pada Selasa (15/6).

Junta militer telah mengajukan tujuh tuntutan terhadap Suu Kyi, termasuk dua di bawah Pasal 25 Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam dan masing-masing satu di bawah Pasal 8 Undang-Undang Ekspor dan Impor, Pasal 67 Undang-Undang Telekomunikasi, Pasal 505(b) Hukum Pidana. Kode (untuk hasutan), Undang-Undang Rahasia Resmi dan Undang-Undang Pemberantasan Korupsi.

Tim hukum Suu Kyi mengatakan, mereka mengharapkan persidangan selesai pada 26 Juli.

Tuntutan keenam terhadap Suu Kyi, berdasarkan Undang-Undang Rahasia Resmi, akan disidangkan di Mahkamah Agung pada 23 Juni. (The Irrawaddy)

Berita Lainnya