sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Nelayan ditangkap Malaysia, China minta penyelidikan yang adil

China telah mengirim personel untuk mengunjungi awak kapal yang ditahan dari enam kapal yang disita pada Jumat (9/10).

Angelin Putri Syah
Angelin Putri Syah Selasa, 13 Okt 2020 10:04 WIB
Nelayan ditangkap Malaysia, China minta penyelidikan yang adil
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

China pada Senin (12/10) telah meminta Malaysia untuk menyelidiki secara adil kasus nelayan China yang ditahan, karena diduga beroperasi secara ilegal di perairan Malaysia.

Untuk itu, China telah mengirim personel untuk mengunjungi awak kapal yang ditahan dari enam kapal yang disita pada Jumat (9/10) dan memberi mereka alat pelindung diri dan bantuan lainnya. Demikian dikatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian kepada wartawan.

"Kami telah meminta pihak Malaysia untuk menyelidiki kasus ini secara adil sesuai dengan hukum, melindungi hak dan kepentingan yang sah dari warga China yang terlibat dan melaporkan kemajuan penyelidikan pada waktu yang tepat," kata Zhao pada briefing harian.

Malaysia merupakan salah satu negara yang melakukan klaim yang tumpang tindih dengan China atas wilayah dan sumber daya di Laut China Selatan dan telah berusaha untuk menekan penangkapan ikan ilegal China.

China mengklaim hampir seluruh jalur perairan strategis, rumah bagi persediaan ikan yang kaya tetapi tertekan dan potensi kekayaan sumber daya mineral, sebagai miliknya.

Pejabat Malaysia mengatakan 60 anggota awak China ditangkap karena tidak memiliki izin dan berlabuh secara ilegal di dua lokasi terpisah pada Jumat (9/10) pagi setelah mendapat informasi. Mereka menghadapi denda dan kemungkinan hukuman penjara.

 

Sumber: CNA News

Sponsored
Berita Lainnya