sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden Iran estimasi 25 juta warganya terjangkit Covid-19

Rouhani juga menyebut, sekitar 30 hingga 35 juta warga Iran akan terinfeksi coronavirus jenis baru dalam beberapa bulan mendatang.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 18 Jul 2020 19:15 WIB
Presiden Iran estimasi 25 juta warganya terjangkit Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 137568
Dirawat 39290
Meninggal 6071
Sembuh 91321

Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sabtu (18/7) memperkirakan, total 25 juta warganya telah terjangkit Covid-19. Dia mendesak masyarakat untuk melakukan langkah-langkah demi mencegah penularan virus.

Selain itu, Rouhani juga menyebut, sekitar 30 hingga 35 juta warga Iran akan terinfeksi coronavirus jenis baru dalam beberapa bulan mendatang.

"Kami memperkirakan bahwa 30 hingga 35 juta orang akan terinfeksi virus. Ini adalah masalah yang sangat serius," tambah dia.

Rouhani mendapatkan angka-angka estimasi tersebut dari sebuah studi baru milik Kementerian Kesehatan Iran.

Para pejabat belum menjelaskan apa yang menjadi dasar estimasi di dalam studi tersebut. Terlebih lagi, studi milik kemenkes itu belum tersedia untuk umum.

Mengacu pada studi tersebut, Rouhani menuturkan, pemerintahannya juga memperkirakan bahwa jumlah pasien rawat inap akibat Covid-19 akan meningkat dua kali lipat dalam waktu yang akan datang.

Iran merupakan negara Timur Tengah yang paling parah terdampak coronavirus jenis baru. Sejauh ini, mereka mencatat 269.440 kasus positif, termasuk 13.791 kematian.

Akibat meningkatnya kasus infeksi dalam beberapa pekan terakhir, pihak berwenang di Ibu Kota Teheran menerapkan pembatasan sosial baru mulai Sabtu. Otoritas menutup sejumlah ruang publik seperti kedai kopi, kebun binatang, dan kolam renang umum.

Sponsored

Estimasi Rouhani pada Sabtu menunjukkan, masih ada pertanyaan mengenai angka resmi yang dirilis negara sejak wabah pertama kali merebak di Iran.

Hingga hari ini (18/7), jumlah fatalitas akibat Covid-19 di Iran berdasarkan mereka yang meninggal di bangsal rumah sakit. Namun, diyakini bahwa masih banyak orang yang meninggal di rumah mereka masing-masing dan tidak terhitung dalam pencatatan resmi. (Associated Press)

Berita Lainnya