sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Trump melawat, India beli alutsista AS senilai Rp41,9 triliun

Kunjungan Donald Trump ke India berlangsung dua hari dan berakhir pada Selasa (25/2).

Khairisa Ferida Valerie Dante
Khairisa Ferida | Valerie Dante Rabu, 26 Feb 2020 12:08 WIB
Trump melawat, India beli alutsista AS senilai Rp41,9 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Donald Trump pada Selasa (25/2) mengakhiri lawatan dua harinya ke India, di mana dia mendapat sambutan spektakuler, namun gagal menyimpulkan kesepakatan perdagangan bilateral. Dalam kunjungannya, Trump menyoroti pencapaian kerja sama pertahanan dan penguatan hubungan antar kedua negara.

"Tim kami telah membuat kemajuan luar biasa dalam perjanjian perdagangan yang komprehensif, dan saya optimistis kami dapat mencapai kesepakatan yang akan sangat penting bagi kedua negara," kata Trump.

Trump memang mengindikasikan kemungkinan tidak akan ada kesepakatan hingga setelah pemilu pada November 2020.

Salah satu capaian kunjungan tersebut adalah penyelesaian perjanjian bahwa India akan membeli helikopter dan peralatan militer lainnya senilai US$3 miliar atau Rp41,9 triliun dari Amerika Serikat. Selain itu, kedua negara juga sepakat memperluas kerja sama di bidang kontraterorisme, keamanan siber, dan keamanan maritim.

Trump mengklaim bahwa saat ini hubungan AS-India lebih kuat dibanding sebelumnya. Perdana Menteri Narendra Modi memberi pujian serupa dengan mengatakan bahwa Trump secara substansial meningkatkan perdagangan dan hubungan kedua negara.

Modi juga menyatakan bahwa dalam pertemuan dengan Trump, keduanya melakukan pembicaraan produktif tentang berbagai aspek penting dari kemitraan AS-India, termasuk pertahanan dan keamanan, energi, dan kerja sama teknologi.

Sebelum Trump dan Modi bicara, pejabat India mengumumkan sejumlah MoU tentang kesehatan mental dan keselamatan perangkat medis serta kesepakatan lain dengan Exxon Mobil.

Kesepakatan dengan Exxon Mobil akan membuat India mengimpor lebih banyak Liquified Natural Gas (LNG) dari AS.

Sponsored

"India membutuhkan keamanan energi untuk memenugi pertumbuhannya dan India telah berusaha untuk mendiversifikasi portofolio impor minyaknya," kata Pratyush Rao, associate director Control Risks.

Terkait dengan pertahanan, Rao mengungkapkan bahwa India masih mengimpor sebagian besar perlengkapan militernya, dengan Rusia sebagai pemasok utama. 

Kunjungan Trump dilakukan di tengah protes terhadap UU Kewarganegaraan baru India yang menurut para kritikus memarginalkan lebih dari 200 juta muslim di Negeri Hindustan. Sejumlah anggota Kongres AS telah menyatakan keprihatinannya tentang UU tersebut.

Merespons pertanyaan tentang protes yang diwarnai bentrokan, Trump mengatakan, "Kami memang membicarakan tentang kebebasan beragama dan saya menilai PM Modi luar biasa atas apa yang disampaikannya pada saya. Dia ingin rakyat memiliki kebebasan beragama."

Namun, Trump menyatakan dia dan PM Modi tidak membahas soal bentrokan yang dilaporkan menewaskan lebih dari 12 orang.

Isu Kashmir, wilayah mayoritas muslim yang diperebutkan India dan Pakistan, disinggung Trump pada hari keduanya di India. 

"Apa pun yang bisa saya lakukan untuk menengahi, akan saya lakukan," kata dia.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan bahwa Trump telah berjanji akan segera mengunjungi Pakistan. Hal itu diungkapkan Khan setelah pertemuannya dengan Trump di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. (VOA, BBC, dan The Hill)

Berita Lainnya