sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

5 tips kembalikan pola makan sehat usai Ramadan dan Lebaran

Momen pasca-Lebaran menjadi kesempatan untuk mengatur kembali pola makan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan.

Edo Sugiyanto
Edo Sugiyanto Kamis, 12 Mei 2022 14:31 WIB
 5 tips kembalikan pola makan sehat usai Ramadan dan Lebaran

Momen pasca-Lebaran menjadi kesempatan untuk mengatur kembali pola makan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan. Tokopedia bersama ahli gizi Elfina Rachmi, membagikan lima tips kembalikan pola makan sehat usai Ramadan dan Lebaran:

1. Perhatikan konsumsi gula, garam dan minyak

Batasi gula, garam dan minyak, serta rajin memantau berat badan. Selain itu, cek pula kesehatan secara rutin, istirahat yang cukup dan kelola stres dengan baik.

2. Prinsip diet

Ikuti pola makan sehat 4J, yakni Jumlah, Jadwal, Jenis dan Jurus Masak. Jumlah yang cukup dan diet seimbang sesuai kebutuhan. Jadwal yang teratur agar proses metabolisme terjaga dengan baik. serta Jurus memasak yang sehat dengan memilih pengolahan bervariasi, seperti kukus, rebus, panggang, pepes daripada menggoreng. Menggoreng sebaiknya maksimal dua kali seminggu. 

3. Pemilihan jenis makanan

Pastikan semua zat gizi makronutrien (karbohidrat, protein atau lemak), mikronutrien (vitamin mineral) dan cairan harian terpenuhi. 

Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum atau oatmeal. Pilih lemak dari sumber lemak baik dan kurangi lemak jenuh seperti gorengan atau junk food. Perhatikan juga asupan serat yang bisa didapatkan dari sayur dan buah-buahan.

Sponsored

4. Pemenuhan cairan

Pastikan minum air sebanyak dua liter atau delapan gelas sehari. Minimalisir minuman manis, bersoda dan yang mengandung kafein secara berlebihan, seperti kopi, karena menyebabkan lebih sering buang air kecil dan dapat menghambat penyerapan kalsium.

5. Aktivitas dan latihan fisik

Target olahraga sebaiknya 3-5 kali seminggu. Mulai lah dengan olahraga yang ringan hingga sedang seperti jalan kaki di sekitar rumah untuk melenturkan otot-otot yang telah lama tidak dilatih, baru kemudian atur jadwal olahraga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.

Berita Lainnya