logo alinea.id logo alinea.id

Asalkan tidak menggunakan liquid THC, vape aman

Liquid THC sudah diperangi penjualannya oleh pihak bea cukai dan kepolisian RI karena dianggap ilegal.

Robertus Rony Setiawan
Robertus Rony Setiawan Senin, 23 Sep 2019 18:20 WIB
Asalkan tidak menggunakan liquid THC, vape aman

Berita seorang pemuda pengguna rokok elektrik atau vape di Amerika Serikat, Adam Hergenreder mendadak viral. Adam Hergenreder diberitakan mengalami kerusakan paru-paru akut setelah sekitar dua tahun menggunakan vape.

Seperti telah banyak diberitakan, Adam pertama kali mencoba vape pada 2017, saat berusia 16 tahun. Setelah dua tahun, Adam kini meringkuk di rumah sakit karena tidak dapat bernapas normal, alih-alih dengan bantuan tabung oksigen.

Kebenaran sakit yang diderita akibat vape memang masih sumir. Apalagi dalam postingan yang terunggah di akun Instagram @vapeindo, Kamis lalu (19/9), terdapat penggalan teks berita yang disertai video wawancara langsung dengan Adam Hergenreder. 

Dalam cuplikan video CBS News itu, terekam penuturan Adam bahwa sakit yang dideritanya karena narkoba berjenis ganja yang terdapat dalam cairan liquid berjenis THC yang diisapnya saat vaping. Berbeda dengan rokok konvensional, vape atau rokok elektrik ketika dihisap akan menghasilkan uap air. 

Menanggapi hal itu, Aryo Andrianto, pendiri Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) menegaskan, liquid THC sudah diperangi penjualannya oleh pihak bea cukai dan kepolisian RI karena ilegal. Aryo menyebutkan, THC oil merupakan unsur utama psikoaktif yang terdapat di dalam tanaman ganja yang menyebabkan kerusakan paru-paru yang diderita Adam.

Menurut Aryo, pelaku kakak-beradik penjual THC Oil di Amerika Serikat telah ditahan di Wisconsin, AS.

“Kami (APVI) juga memerangi liquid bandel yang masuk ke Indonesia ini. Pernah ada liquid sejenis yang masuk dari Cina, lalu diamankan oleh pihak kepolisian,” ucapnya, ketika diwawancarai di kantor APVI, Terogong, Jakarta Selatan, Jumat (20/9).

Hingga kini, belum ditemukan kasus meninggal dunia akibat vaping ilegal di Indonesia. Meski demikian, jika Anda iseng mengetikkan kata kunci “liquid THC” pada mesin pencari Google, ada sejumlah layanan penjualan daring yang menawarkan produk liquid THC secara terbuka.

Pihak APVI selaku asosiasi yang berkoordinasi dengan penjual produk vape se-Indonesia sesungguhnya telah menerapkan ketentuan terkait peredaran produk vape. APVI menentukan pembatasan konsumsi dan penjualan produk vape hanya untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas.

“Kami melarang keras usaha retail termasuk reseller yang ada dalam komunitas kami menjual vape kepada anak SMA, apalagi yang di bawahnya. Bagi semua reseller diharuskan hanya menjual produk vape kepada calon konsumen berusia 18 plus,” kata Aryo.

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Selasa, 15 Okt 2019 20:42 WIB
Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Senin, 14 Okt 2019 21:28 WIB
Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Sabtu, 12 Okt 2019 07:57 WIB