sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gagal donor plasma konvaselen, akhirnya Sandi melelang sepeda

Sepeda bertanda tangan Ketua PMI Jusuf Kalla itu, sebelumnya didapat Nur Asia, istri Sandiaga dalam sebuah lelang yang diselenggarakan PMI.

Hermansah
Hermansah Sabtu, 02 Jan 2021 14:35 WIB
Gagal donor plasma konvaselen, akhirnya Sandi melelang sepeda
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan satu sepeda untuk dilelang oleh PMI DKI Jakarta, sebagai bentuk dukungan dalam program Bulan Dana PMI.

Awalnya kehadiran Sandi di Kantor PMI DKI Jakarta adalah untuk melakukan donor plasma konvalesen untuk kepentingan terapi konvalesen atau terapi plasma bagi pasien yang sedang dirawat, karena terpapar Covid-19.

Seperti diketahui, Menparekraf Sandiaga Uno merupakan penyintas Covid-19. Namun untuk bisa melakukan donor tersebut, terdapat beberapa syarat yang harus diikuti. Di antaranya adalah bebas dari infeksi coronavirus, atau telah sembuh minimal 14 hari, bebas dari virus, parasit atau patogen lain yang berpotensi bisa ditransmisikan melalui darah. Selain itu juga memiliki titer antibodi yang cukup tinggi berdasarkan hasil uji netralisasi.

Sejak plasma konvalesen disebut sebagai terapi pendamping pasien Covid-19, PMI telah mendistribusikan sebanyak 1.345 kantong plasma konvalesen ke ratusan rumah sakit.

"Ternyata memang ada step-stepnya dan kita perlu sosialisasikan agar semua masyarakat mengerti mengenai seperti apa proses dan tahapannya. Nanti secara detail saya akan bantu sosialisasikan," kata Sandiaga Jumat (1/1/2021) pagi, seperti dilansir kemenparekraf.go.id.

Karenanya, sebagai bentuk dukungan terhadap PMI, Sandiaga menyumbangkan sebuah sepeda untuk dilelang oleh PMI DKI Jakarta. Sepeda bertanda tangan Ketua PMI Jusuf Kalla itu, sebelumnya didapat oleh Nur Asia, istri Sandiaga dalam sebuah lelang yang juga diselenggarakan oleh PMI.

"Karena saya masih belum bisa untuk melakukan donor, baik yang biasa (donor darah) maupun yang plasma, dan saya sudah janji untuk berkomitmen. Saya serahkan kembali sepeda untuk dilelang. Mudah-mudahan saat dilelang nanti harganya jadi lebih besar sehingga bisa membantu kegiatan kemanusiaan kita," kata Sandiaga seraya mengatakan sepeda tersebut juga telah dibubuhi tanda tangannya sebagai Menparekraf.

Lebih jauh, ia mengatakan akan berkoordinasi dengan pengusaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar juga dapat membantu kegiatan kemanusiaan lainnya.

Sponsored
Berita Lainnya