close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi demensia. Foto Shutterstock.
icon caption
Ilustrasi demensia. Foto Shutterstock.
Sosial dan Gaya Hidup
Selasa, 03 Februari 2026 20:08

Jaga otak tetap sehat: 5 cara mencegah demensia sejak dini

Olahraga, pola makan seimbang, dan aktivitas sosial berperan penting dalam menjaga kesehatan otak lansia.
swipe

Demensia merupakan penyakit degeneratif yang menyebabkan penderitaan mendalam dan berlangsung secara bertahap, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental, emosional, dan sosial. Penyakit ini merusak sel-sel otak secara perlahan, sehingga penderitanya mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, perubahan kepribadian, hingga kehilangan kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Meski risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa demensia tidak sepenuhnya tak terhindarkan. Lansia dapat menurunkan risiko demensia melalui perubahan gaya hidup yang konsisten, mulai dari menjaga aktivitas fisik, pola makan sehat, hingga keterlibatan sosial.

Dikutip dari Senior Solutions Care & Prevention, berikut lima langkah utama yang dapat membantu mengurangi risiko demensia dan menjaga kesehatan otak hingga usia lanjut:

1. Rutin beraktivitas fisik

Olahraga teratur membantu meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak. Disarankan melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, berenang, atau menari, serta dikombinasikan dengan latihan kekuatan otot.

2. Terapkan pola makan sehat untuk oOtak

Pola makan seperti diet Mediterania atau diet MIND terbukti mendukung kesehatan otak. Pola ini menekankan konsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan ikan, serta membatasi makanan olahan, lemak jenuh, dan asupan garam berlebih.

3. Tetap aktif secara sosial

Interaksi sosial berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif. Berhubungan aktif dengan keluarga, teman, atau mengikuti kegiatan komunitas dapat membantu mencegah rasa kesepian dan isolasi, yang diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif.

4. Latih dan tantang otak

Aktivitas yang menstimulasi otak, seperti membaca, bermain teka-teki, mempelajari keterampilan baru, atau menekuni hobi, dapat membantu membangun cadangan kognitif dan memperlambat penurunan fungsi otak.

5. Kelola kondisi kesehatan dengan baik

Mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan diabetes sangat penting untuk menjaga kesehatan pembuluh darah otak. Selain itu, gangguan pendengaran yang tidak ditangani juga dapat meningkatkan risiko demensia, sehingga penggunaan alat bantu dengar bila diperlukan menjadi langkah preventif yang penting.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, risiko demensia dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia dalam jangka panjang.

 

 

img
Kudus Purnomo Wahidin
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan