sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lolos uji coba, bus listrik milik Transjakarta siap beroperasi

Uji coba kedua bus listrik yang bekerja sama dengan PT Bakrie Autopart ini, dilakukan dengan mengangkut pelanggan.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 06 Okt 2020 12:54 WIB
Lolos uji coba, bus listrik milik Transjakarta siap beroperasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

PT Transjakarta menyampaikan, setelah melalui tahap uji coba selama tiga bulan atau sejak 6 Juli hingga 6 Oktober 2020, bus listrik EV1 dinyatakan telah memenuhi standar operasional Transjakarta.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, uji coba dua unit bus listrik EV1 tersebut berakhir per hari ini (6/10).

"Uji coba bus listrik dengan kode rute EV1 rute Blok M-Balai Kota, tipe C6 dan K9 berakhir hari ini," kata Nadia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/10).

Uji coba kedua bus listrik yang bekerja sama dengan PT Bakrie Autopart ini, dilakukan dengan mengangkut pelanggan.

Menurutnya kehadiran bus listrik ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2020 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Hal itu juga berkenaan dengan Instruksi Gubenur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara dan Surat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Nomor 76 Tahun 2020 tentang Penugasan Kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk melaksanakan perpanjangan pelaksanaan uji coba bus listrik.

Bus listrik ini akan beroperasi secara penuh di Jakarta. Namun pihaknya masih menunggu arahan dari Dishub DKI Jakarta.

"Kami masih menunggu arahan selanjutnya dari Dishub DKI soal pengoperasian secara penuh bus listrik ini," ujarnya.

Sponsored

Bus listrik ini diklaim memiliki daya baterai yang tahan lama dengan jarak tempuh mencapai 250 kilometer. Adapun isi ulang baterainya cukup singkat, yaitu kurang dari empat jam.

Selain itu, bus listrik ini juga memiliki keunggulan lain seperti tidak menimbulkan polusi, biaya perawatan yang murah, kekuatan baterai yang tahan lama, hingga konsep green city yang sejalan dengan cita-cita Kota Jakarta.

"Selama uji coba, bus ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari pelanggan. Tercatat melayani 100 orang setiap harinya, khususnya menjelang penerapan PSBB kembali," tutur Nadia.

Selama uji coba, kedua bus listrik ini memiliki catatan evaluasi yang memuaskan. Baik secara layanan maupun dari sisi mesin hingga ketahanan baterai.

Berikut spesifikasi dari kedua bus listrik yang diuji coba;

1. Tipe K9

-  Memiliki dimensi Panjang 12 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 3,3 meter.

- Dilengkapi dengan motor listrik AC Synchronous motor dan baterai BYD Iron-Phospate berkapasitas 324 kWh.

2. Tipe C6

- Memiliki dimensi yang lebih kecil dengan ukuran panjang 7.403 mm, lebar 2.140 mm dan tinggi 3,4 meter.

- Dilengkapi dengan baterai Iron-Phospate dengan kapasitas 135 kWH.

Berita Lainnya