sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mantan istri Jeff Bezos sumbang US$4,1 miliar untuk amal

Dengan fokus kepada mereka yang secara finansial dihancurkan oleh pandemi.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Rabu, 16 Des 2020 17:53 WIB
Mantan istri Jeff Bezos sumbang  US$4,1 miliar untuk amal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

MacKenzie Scott, seorang dermawan, penulis, dan mantan istri dari pendiri Amazon Jeff Bezos, mengumumkan telah memberikan sebanyak US$4,1 miliar dalam empat bulan terakhir, kepada ratusan organisasi sebagai bagian dari ikrar yang diumumkannya tahun lalu. 

MacKenzie Scott mengumumkan filantropi era pandemi di postingan Medium pada Selasa (15/12) waktu setempat, kata The Seattle Times dalam laporannya. Scott menggambarkan pandemi ini sebagai bola penghancur dalam kehidupan orang Amerika yang sudah berjuang dan mencatat hal itu lebih buruk bagi wanita, orang kulit berwarna, dan mereka yang hidup dalam kemiskinan.

Setelah mendonasikan US$1,68 miliar kepada 116 lembaga nonprofit, universitas, kelompok pengembangan masyarakat, dan organisasi hukum pada Juli lalu, Scott meminta tim penasihat untuk membantunya mempercepat pemberiannya pada 2020 dengan fokus kepada mereka yang secara finansial dihancurkan oleh pandemi.

Dirinya juga mengatakan kepada tim tersebut untuk menggunakan pendekatan berbasis data, mengidentifikasi organisasi dengan kepemimpinan dan hasil yang kuat, khususnya di komunitas dengan kerawanan pangan yang tinggi, ketidaksetaraan rasial, dan tingkat kemiskinan, dan akses yang rendah ke modal filantropi.

Secara total, 384 organisasi di 50 negara bagian AS, Puerto Rico dan Washington DC akan membagikan US$4.158.500.000 dalam bentuk hadiah, termasuk bank makanan, dana bantuan darurat dan layanan dukungan bagi mereka yang paling rentan. 

Organisasi lain menangani ketidakadilan sistemik jangka panjang yang telah diperdalam oleh krisis, seperti keringanan utang, pelatihan kerja, kredit dan layanan keuangan untuk masyarakat yang kekurangan sumber daya dan pendidikan bagi orang-orang yang secara historis terpinggirkan dan kurang terlayani. Uang itu juga akan mendukung dana pembelaan hukum yang menangani diskriminasi kelembagaan.

“Kami sangat tersanjung dengan pengakuan yang datang dengan hadiah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Lembaga Keuangan Pengembangan Komunitas adalah garis depan keuangan yang inklusif dan adil di Amerika Serikat,” ujar Adam Zimmerman, presiden dan CEO Craft3, dalam sebuah pernyataan.

 

Sponsored

Sumber asli: www.cbc.ca

Berita Lainnya