sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Membuat anak tetap aktif selama berpuasa

Menjadi challenge tersendiri karena tidak mudah mengajak anak-anak untuk bergerak.

Indah Nawang Wulan
Indah Nawang Wulan Selasa, 04 Mei 2021 17:34 WIB
Membuat anak tetap aktif selama berpuasa

Sudah dua kali Ramadan ini, kita dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Hal ini tentu saja bukan hanya berdampak pada ekonomi, tetapi berdampak pada pendidikan anak-anak yang mengharuskan belajar secara jarak jauh alias belajar dari rumah.

Kondisi ini pun sangat mengkhawatirkan bagi anak-anak yang harus duduk di depan gadget atau laptop selama pendidikan jarak jauh (PJJ) alias school from home. Padahal di bulan puasa ini, anak-anak harus tetap aktif agar imunitas selalu terjaga. Namun, bagaimana caranya agar anak-anak tetap aktif selama bulan puasa?

Menurut Certified Fitness Coach Adianti Reksoprodjo, olahraga menjadi salah satu opsi untuk melakukan quality time bersama keluarga. Berolahraga bersama akan membangun teamwork atau kekompakan kebersamaan dan kepercayaan antara ibu dengan anak atau sebaliknya.

"Kalau kita berolahraga bersama keluarga, artinya kita engage aktifitas bersama anak. Apalagi sekarang ini anak-anak kasihan, karena apa-apa mereka yang dilihatnya lebih banyak screen (gadget). Mereka lebih banyak duduk di depan monitor. Setelah selesai sekolah, mereka hanya bersosialisasi lewat online," kata Adianti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/5)

Adianti menambahkan, kondisi tersebut membuatnya khawatir terhadap anak-anak saat ini. Apalagi WHO mempunyai standar untuk anak-anak. Dalam satu hari mereka harus bergerak minimal 60 menit secara akumulatif.

Hal itu tentunya menjadi challenge tersendiri karena tidak mudah mengajak anak-anak untuk bergerak. Dengan mengajak anak-anak berolahraga, berarti kita juga ikut bergerak.

"Ini menjadi win-win solution buat anak-anak bergerak dan kita sebagai orang tua juga" tambah Adianti

Aktivitas berolahraga untuk anak di usia balita, disarankan menggunakan imajinasi atau role play atau bermain peran seperti kelinci lompat, menjadi burung di angkasa, dan sebagainya. Lalu untuk anak di usia lima tahun ke atas, kegiatan bersih-bersih di rumah pun dapat menjadi aktivitas untuk membakar kalori seperti melakukan kegiatan membersihkan rumah untuk mengajarkan juga kemandirian anak.

Sponsored

Untuk tetap dapat menjaga asupan nutrisi dari kalori yang terbakar tersebut, diperlukan nutrisi yang memerlukan cairan tubuh dan juga tinggi protein. Opsi untuk menjaga nutrisi tersebut, contohnya adalah susu segar pasteurisasi.

Susu segar Hometown adalah 100% susu murni tanpa tambahan apapun seperti air, gula, pemanis, pengawet, dan lainnya. Sehingga susu segar Hometown Dairy hanya bertahan sampai tiga hari setelah botol dibuka dan dimasukan ke lemari pendingin serta bertahan selama kurang lebih 7-12 hari sebelum kemasan dibuka.

 

Berita Lainnya