sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Turun-naik iuran BPJS Kesehatan

Belum lama Mahkamah Agung mengabulkan untuk membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, pemerintah kembali akan menaikkannya.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Kamis, 21 Mei 2020 16:10 WIB
Turun-naik iuran BPJS Kesehatan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Menurut Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf, kebijakan menaikkan iuran BPJS Kesehatan menunjukkan pemerintah sudah menjalankan putusan MA. Ia pun mengklaim, kebijakan itu sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat.

“Seperti yang disampaikan wakil-wakil rakyat di DPR, khususnya dari anggota Komisi IX, untuk memberikan bantuan iuran bagi peserta PBPU atau mandiri dan BP kelas III,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Alinea.id, beberapa waktu lalu.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar berpendapat, secara prosedur hukum, kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan dimungkinkan lantaran Pasal 38 ayat 1 Perpres Nomor 82 Tahun 2018 menyatakan, besaran iuran dapat ditinjau kembali paling lama dua tahun sekali.

Oleh karena itu, meski putusan MA hanya dijalankan pemerintah selama tiga bulan, pemerintah bisa membuat keputusan menaikkan kembali iuran peserta BPJS Kesehatan.
Infografik BPJS Kesehatan. Alinea.id/Oky Diaz.

Sponsored

 

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB