sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polda Kalteng bagikan rompi meliput unjuk rasa kepada wartawan

Rompi dibagikan guna menghindari terjadi kekerasan terhadap wartawan saat meliput aksi unjuk rasa.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 12 Okt 2020 10:36 WIB
Polda Kalteng bagikan rompi meliput unjuk rasa kepada wartawan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

Polda Kalimantan Tengah menyerahkan rompi kepada jurnalis yang hendak meliput aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, penyerahan rompi tersebut demi mencegah adanya peristiwa kekerasan yang terjadi kepada jurnalis saat meliput aksi demo. Pemberian rompi itu juga dianggap sebagai bentuk perlindungan Polri terhadap para jurnalis demi menghindari kesalahpahaman di lokasi aksi demo.

"Ini secara simbolis 30 rompi kamĀ bagikan kepada rekan-rekan media untuk dipergunakan dalam peliputan aksi demo," kata Dedi dalam keterangan resminya, Senin (12/10).

Selain menggunakan rompi, dalam meliput setiap aksi demo, para jurnalis diharapkan menggunakan atribut lengkap lainnya, seperti identitas pengenal. Kemudian, para jurnalis juga diharapkan berkoordinasi dengan aparat yang berjaga sehingga diketahui perbedaannya dengan massa aksi.

Sponsored

Menurut Dedi, dalam pengaman setiap aksi demo, telah diperintahkan agar setiap personel memberikan perlindungan kepada para jurnalis. Ia pun berharap tidak ada peristiwa yang tidak diinginkan terjadi antara aparat kepolisian dengan para jurnalis.

"Kami berharap tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Ini merupakan bentuk kerja sama dan perlindungan terhadap rekan media," tutur Dedi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah wartawan mendapat kekerasan saat liputan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Tidak hanya itu, sejumlah wartawan juga ditangkap meski sudah menunjukan identitas kepada aparat kepolisian.

Berita Lainnya