sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

11 jenazah WNI korban kapal tenggelam di Johor Bahru teridentifikasi

Dari angka tersebut, enam jenazah telah dikonfirmasi oleh keluarga di Indonesia maupun Malaysia. 

Alvin Aditya Saputra
Alvin Aditya Saputra Senin, 20 Des 2021 15:49 WIB
11 jenazah WNI korban kapal tenggelam di Johor Bahru teridentifikasi

Mabes Polri menjelaskan perkembangan penanganan kapal tenggelam di Johor Bahru Malaysia pada Minggu (19/12). 

Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Internasional (Hubinter) Mabes Polri Brigjen Pol Krishna Murti mengatakan, sebanyak 11 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) sudah teridentifikasi. Dari angka tersebut, enam jenazah telah dikonfirmasi oleh keluarga di Indonesia maupun Malaysia. 

"Konsultan Jendral Republik Indonesia Johor Bahru (KJRI JB) saat ini dalam persiapan repatriasi enam jenazah ke Indonesia. Pelaksanaan repatriasi diupayakan secepatnya dengan opsi melalui jalur laut dari Johor menuju Batam, mengingat waktu tunggu jika dipulangkan via udara melalui bandara KLIA," ujar Krishna dalam keterangannya, Senin (20/12). 

Krishna menjelaskan, perizinan Kapal Pol Air Indonesia masuk ke Malaysia pun kini sedang diupayakan oleh Staf teknis Polri dan KJRI JB melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (KBRI KL) KBRI KL. 

"Berdasarkan informasi dari Ditpolair Korpolairud jenis kapal yg direncanakan adalah KP Bisma-8001 dengan kapasitas angkut sampai dengan 20 jenazah dan KP Laksmana-7012 dengan kapasitas angkut sampai delapan jenazah," katanya. 

Adapun, lanjut Krishna, nama dan asal daerah enam jenazah WNI yang sudah terkonfirmasi oleh keluarganya. 

"Misrukiah dari Pekanbaru, Tukimin Martameja dari Cilacap, Bangsal Udin Basar dari Lombok Tengah, Syech Mulachela dari Lombok Tengah, Ahmad Abullah Patoni dari Lombok Timur, dan Andy Maulana dari Cilacap," tegasnya. 

Lalu, Krishna menegaskan, untuk percepatan identifikasi jenazah, Staf teknis (Stafnis) Polri telah menyampaikan hasil sidik jari jenazah kepada Mabes Polri c.q. Divhubinter Polri untuk diteruskan ke satuan kerjar terkait.

Sponsored

Selain itu, kata Krishna, mengingat misi tersebut adalah kemanusiaan internasional, Divhubinter Polri akan mengirimkan tiga personel yakni, AKBP Priyo Wases, AKBP Yunik Dwi Astuti dan AKBP Tito untuk mengoordinasikan giat.

"Dan direncanakan terbang menuju Batam, Kepri dan berkoordinasi dengan Polda Kepri dan Stafnis Polri dalam pelaksanaannya," ungkapnya. 

Berita Lainnya
×
tekid