sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

144 pegolf adu kemampuan dalam turnamen IKA UII

Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi para alumni, profesional, dan pebisnis guna menggalakkan gerakan hidup sehat dan misi sosial.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 29 Mei 2021 14:22 WIB
144 pegolf adu kemampuan dalam turnamen IKA UII

Sebanyak 144 peserta beradu kemampuan dalam turnamen golf bertajuk "Golfing and Giving" yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (DPP IKA UII) di Lapangan Golf Damai Indah BSD Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (29/5). 

Turnamen Golf ini juga didukung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKA UII yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Perlombaan dibuka dibuka Ketua DPP IKA UII, Muhammad Syarifuddin; Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian; Sekretaris Jenderal DPP IKA UII, Ari Yusuf Amir; Ketua Turnamen Golf DPP IKA UII 2021, Budi Satria; dan Managing Director Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata.

IKA UII menyelenggarakan turnamen golf untuk seluruh peserta pemain amatir ini sebagai ajang silaturahmi para alumni, profesional, dan pebisnis. Tujuannya, menggalakkan gerakan hidup sehat dan juga misi sosial, pemberdayaan ekonomi bagi para pelaku usaha kecil yang terdampak pada masa pandemi Covid-19.

Syarifuddin mengatakan, turnamen golf bertujuan mulia sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai alumni UII, terdapat tanggung jawab sosial keumatan yang mesti diemban dalam setiap aktivitas. 

"Di samping golf, kita juga beramal. Kita bisa menyalurkan masukan donatur untuk para masyarakat yang membutuhkan bantuan sehingga silaturahmi dapat, olahraga dapat, dan ibadah jalan. Inilah yang diinginkan oleh IKA UII," ucapnya di sela-sela acara.

Ketua Turnamen Golf DPP IKA UII 2021, Budi Satria, menambahkan, turnamen ini menjadi yang pertama diselenggarakan DPP IKA UII. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan DPW IKA UII DKI Jakarta. 

"Dengan jumlah peserta yang mencapai angka 144 ini, saya semakin optimis, kegiatan turnamen golf ini dapat menjadi contoh bagi DPW IKA UII yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan turnamen golf yang serupa atau bahkan dapat lebih baik dengan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.

Dengan mengusung misi sosial berdayakan ekonomi pelaku usaha kecil, turnamen golf tersebut berhasil mengumpulkan sebagian dana dari pihak kesponsoran sehingga terkumpul 1.900 paket sembako yang telah dibagikan untuk masyarakat pelaku ekonomi kecil, fakir miskin, dan anak yatim piatu pada 10 Mei lalu.

Sponsored

Pembagian paket sembako tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, serta Jawa Tengah. Mengingat masih banyak yang membutuhkan, maka DPP IKA UII akan kembali melanjutkan pemberian bantuan tahap kedua. 

Selain sembako, bantuan yang akan didistribusikan juga berupa santunan yatim piatu dan lansia serta paket data internet untuk anak-anak sekolah yang membutuhkan. 

"Semangat yang ditunjukkan peserta melalui turnamen golf bertajuk 'Golfing and Giving' ini menjadi komitmen kita bersama untuk kembali bangkit dan berjuang di masa krisis pandemi Covid-19," ucapnya.

Sementara itu, Menko Polhukam sekaligus Ketua Dewan Penasihat IKA UII, Mahfud MD, dalam sambutannya menyatakan, kegiatan berbagi pada masyarakat merupakan karakter dasar IKA UII. Dia tegaskan, donasi yang terkumpul dipastikan bakal tersalur kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Pada kesempatan sama, Menteri BUMN, Erick Thohir, menyebut, aksi santunan (giving) yang dilakukan IKA UII menginspirasi apalagi dilakukan di masa pandemi. Dia juga menyebut, pemerintah melalui Kementerian BUMN akan terus mendukung aksi penggalangan bantuan untuk masyarakat.

"Kalau golfing doang enggak (didukung), tapi kalau giving kita dukung," tegasnya.

Direktur Eksekutif IKA UII Elza Faiz mengatakan, tujuan penyelenggaraan turnamen adalah sebagai ajang silaturahmi para alumni UII, profesional, dan pebisnis. Sementara mengenai aksi sosial, Elza mengatakan hal tersebut dilakukan dalam rangka mengadvokasi kelompok rentan terdampak, yang dilakukan dalam beragam bentuk seperti pemberian modal buat petani atau kelompok rentan lainnya melalui koperasi.

Berita Lainnya