sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ancah optimistis raih 60% dukungan jadi wagub DKI

Dia pun mengaku akan terus memaksimalkan komunikasi dengan anggota DPRD lintas fraksi.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Minggu, 23 Feb 2020 13:13 WIB
Ancah optimistis raih 60% dukungan jadi wagub DKI

Calon wakil gubernur atau cawagub DKI Jakarta Nurmansjah Lubis, optimistis meraih dukungan mayoritas anggota DPRD DKI Jakarta. Politikus PKS yang kerap disapa Ancah itu pun mengaku siap menghadapi berbagai pertanyaan dari 106 anggota dewan di Kebon Sirih.

"Insyaallah dari keseluruhan 60 persenan kita bisa meraih," kata Ancah saat berada di acara car free day Jakarta, Minggu (23/2).

Dia pun mengaku akan terus memaksimalkan komunikasi dengan anggota DPRD lintas fraksi. Menurutnya, hal itu penting terutama untuk menambah dukungannya sebagai orang nomor dua di Jakarta.

Ancah juga mengaku telah mendapat dukungan dari mantan Wakil Ketua DPRD era Gubernur Ahok, Lulung Lunggana atau Haji Lulung.

"Kan Bang Lulung ama ane temen lama. Kita juga lapor dulu ya kan. 'Bang Haji, Nurmansjah mau jadi cawagub nih. Ah elu mah temen gue.' Begitu istilahnya. Die sohib ane," katanya.

Ancah pun mengaku siap menyampaikan visi dan misinya dihadapan anggota DPRD DKI Jakarta. Dia juga meyakinkan akan menjawab seluruh pertanyaan dari berbagai fraksi partai tentang ibu kota.

"Saya siap ditanyakan berbagai macam aspek. Boleh," kata Ancah.

Dia berharap proses pemilihan cawagub nantinya berjalan fair. Kata dia, pemilihan tidak boleh diwarnai dengan politik uang.

Sponsored

"Kita optimistis lah ya. Selama fair play, gak ada transaksional. Insyaallah tuhan ngizinin. Itu yang penting. Walaupun ente berusaha segala macem, kalau bukan yang lain, takdirnya Nurmansjah, gimana?" katanya.

DPRD DKI Jakarta sebelumnya telah mengesahkan tata tertib (tatib) pemilihan cawagub DKI dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jakarta 19 Februari 2020 lalu.
 
Saat ini, DPRD DKI tengah membentuk panitia pemilihan atau panlih. Setelah terbentuk, nantinya panlih akan menjalankan dan membuat mekanisme pemilihan sesuai dengan tatib yang telah disahkan sebelumnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, anggota panlih berasal dari utusan masing-masing fraksi partai di DPRD. Menurutnya, ketua panlih tidak boleh berasal dari kedua partai pengusung yaitu Gerindra dan PKS.

Berita Lainnya