logo alinea.id logo alinea.id

Anies Baswedan bantah anggaran TGUPP naik miliaran rupiah

Dalam APBD DKI Jakarta tahun 2020, anggaran untuk pembantu gubernur alias TGUPP itu melonjak jadi Rp26,5 miliar.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 03 Okt 2019 20:48 WIB
Anies Baswedan bantah anggaran TGUPP naik miliaran rupiah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak ada kenaikan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) APBD DKI 2020.

"No, no. Tidak. Tetap. Tidak ada perubahan, tetap sama terus, anggarannya tidak berubah," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (3/10).

Sebelumnya dalam KUAPPAS untuk rancangan APBD DKI Jakarta 2020, anggaran untuk TGUPP DKI sudah dialokasikan mencapai Rp26,5 miliar.

Oleh karena itu, Anies berencana akan memanggil pihak yang menyusun perubahan anggaran. "Nanti saya panggil orang yang bikin perubahan (anggaran)," kata dia.

Sebagai informasi, anggaran TGUPP mengalami kenaikan sekitar Rp7,5 miliar menjadi Rp26,5 miliar. Pada APBD-P 2019 anggaran untuk TGUPP hanya Rp18,99 miliar.

Anggaran untuk pembantu gubernur itu terus melonjak sejak 2017 silam. Tahun pertama adanya TGUPP, alokasi anggaran hanya Rp1,69 miliar seperti dikutip dari laman resmi apbd.jakarta.go.id. Lalu, anggaran bagi TGUPP itu turun menjadi Rp1 miliar dalam APBD-perubahan 2017. 

Setahun kemudian, duit untuk TGUPP melonjak berkali lipat menjadi Rp19,8 miliar dalam APBD 2018. Namun, anggaran itu kemudian direvisi dalam APBD-P 2018 menjadi Rp16,2 miliar.

Terakhir pada tahun ini, anggaran TGUPP mencapai Rp19,8 miliar. Selanjutnya, dalam APBD-P 2019 direvisi menjadi Rp18,99 miliar.

Sponsored

Untuk tahun 2020, anggaran TGUPP melonjak lagi 40,2% menjadi Rp26,5 miliar dari APBD-P 2019. Anies Baswedan tercatat memiliki 73 orang yang bekerja sebagai TGUPP dengan anggaran dari APBD DKI Jakarta.