sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gempa Sulut, BNPB: Gereja hingga RSUD terdampak, 86.759 orang dalam bahaya

Laporan tingkat kerusakan bangunan masih dalam pendataan petugas di lapangan. 

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Jumat, 22 Jan 2021 14:57 WIB
Gempa Sulut, BNPB: Gereja hingga RSUD terdampak, 86.759 orang dalam bahaya

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah rumah warga dan bangunan terdampak gempa dengan magnitudo 7,0 yang terjadi Kamis malam (21/1), pukul 19.23 WIB. Sebanyak dua unit rumah mengalami rusak ringan.

"Tiga unit rumah terdampak lainnya tingkat kerusakannya masih dalam proses pendataan petugas di lapangan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Jumat (22/1).

Sebanyak dua unit rumah rusak ringan tersebut berada di Desa Rae, Kecamatan Beo Utara. Sementara itu, tiga unit rumah terdampak lainnya diidentifikasi masing-masing di Desa Ganalo, Kecamatan Tampan Amma, Desa Mala, Kecamatan Melonguane dan Desa Bantik, Kecamatan Beo.

Satu unit gereja di Desa Ganalo Tampan Amma dan RSUD di Desa Mala, Melonguane, juga dilaporkan terdampak gempa tersebut. Berdasarkan pantauan sementara BPBD setempat kerusakan minor teridentifikasi pada RSUD. 

Namun, laporan tingkat kerusakan bangunan masih dalam pendataan petugas di lapangan. Berdasarkan data BPBD setempat per 22 Januari 2021, pukul 08.00 WIB belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut.  

Pascagempa, BPBD setempat mendata, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta mengevakuasi keluarga terdampak.

Berdasarkan analisis InaRISK, Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 18 kecamatan pada kabupaten tersebut berada pada potensi bahaya dengan kategori tersebut. 

Sebelumnya, BMKG melaporkan, pusat gempa berkekuatan 7,0 ini berada di koordinat 4,94 Lintang Utara (LU) dan 127,44 Bujur Timur (BT) atau terletak di 132 km timur laut Melonguane, Sulawesi Utara, pada kedalaman 119 km. Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud melaporkan, warganya merasakan guncangan kuat selama 3 detik. "Saat gempa, warga sempat panik," ucapnya.

Sponsored
Berita Lainnya