logo alinea.id logo alinea.id

Bripka Rahmat yang ditembak sesama polisi mendapatkan kenaikan pangkat

"Kami memberikan penghargaan luar biasa kepada almarhum karena sudah berdedikasi dalam bertugas."

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 27 Jul 2019 19:27 WIB
Bripka Rahmat yang ditembak sesama polisi mendapatkan kenaikan pangkat

Polri memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa kepada almarhum Bripka Rahmat Effendy. Pemberian penghargaan tersebut lantaran Bripka Rahmat dinilai profesional dalam setiap menjalankan tugasnya.

"Kami memberikan penghargaan luar biasa kepada almarhum karena sudah berdedikasi dalam bertugas," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (27/7).

Pemberian penghargaan terhadap Bripka Rahmat akan dilakukan secara simbolis kepada keluarganya.

Asep mengatakan selain penghargaan terhadap almarhum, Polri juga akan memberikan jaminan atas anak Bripka Rahmat. Pasalnya, anak Bripka Rahmat bercita-cita menjadi seorang polwan.

Sponsored

"Anak almarhum ingin jadi polwan, jadi kami bantu memenuhi persyaratan," ucap Asep.

Sebagai informasi, penembakan berawal dari Brigadir Rangga Tianto yang meminta keponakannya FZ untuk dibina oleh orang tuanya lantaran tertangkap terlibat tawuran. Namun Bripka Rahmat menolak melepaskan FZ untuk tetap mengikuti aturan hukum.

Brigadir Rangga Tianto menembak hingga tujuh kali terhadap rekannya Bripka Rahmat Effendy. Bripka Rahmat pun meninggal di tempat.

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Selasa, 15 Okt 2019 20:42 WIB
Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Senin, 14 Okt 2019 21:28 WIB
Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Sabtu, 12 Okt 2019 07:57 WIB