sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gempa bumi di Sulbar, Mendikbud: 27 sekolah rusak

Kemendikbud telah menerjunkan tim untuk membantu berbagai sekolah, tenaga pendidikan, dan para murid terdampak gempa bumi.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 18 Jan 2021 09:59 WIB
Gempa bumi di Sulbar, Mendikbud: 27 sekolah rusak
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Sebanyak 27 sekolah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Jumat (15/1) sekitar pukul 01.28 WIB dini hari.

"Turut berduka atas bencana yang terjadi di beberapa daerah. Saya mendapatkan laporan setidaknya ada 27 sekolah yang rusak karena gempa di Sulbar," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim dalam akun Instagram pribadinya @nadiemmakarim, Senin (18/1).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kata dia, telah menerjunkan tim untuk membantu berbagai sekolah, tenaga pendidikan, dan para murid yang terdampak gempa bumi tersebut. "Salam hangat saya untuk tenaga pendidik dan murid di sana. Semoga tetap semangat dalam situasi yang sulit dan kita dapat segera bangkit dari musibah ini," tutur Nadiem.

Nadiem pun mengunggah beberapa foto sekolah dalam kondisi rusak berat akibat gempa di Sulbar. Juga mengunggah beberapa sekolah tergenang air akibat banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Beberapa foto tersebut merupakan dokumentasi LPMP Sulawesi Barat dan Dinas Pendidikan dan Satuan Pendidikan PAUD dan PKBM Kalsel.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut ada potensi multibahaya akibat dari cuaca ekstrem dan bencana alam. Dari gempa bumi hingga tsunami diprediksi akan terjadi pada bulan Januari-Maret 2021. 

"Puncaknya untuk bencana hidrometeorologi itu dikhawatirkan Januari-Februari," kata Ketua BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan pers virtual, Jumat (15/1).

Menurut dia, ada peluang cuaca ekstrem dan bencana alam dapat terjadi bersamaan. Maka, kewaspadaan perlu disiapkan. BMKG mencatat total gempa yang terjadi sejak Kamis (14/1) sebanyak 28 kali. 

Sponsored

Diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar), pada Kamis (14/1) sekitar pukul 13.00 WIB siang. Kemudian, pada Jumat (15/1), sekitar 01.28 WIB, dini hari, juga terjadi gempa dengan magnitudo 6,2. Epicenter dua gempa tersebut berada di 6 km km arah laut Majene dan 10 km di kedalaman laut, Majene, Sulbar. 

Selain dua gempa kuat tersebut, ada 26 kali gempa susulan lainnya. Dia pun mengungkapkan, pusat gempa berada di pantai Majene memungkinkan adanya longsor bawah laut. Jika ada gempa kuat susulan dengan magnitudo minimal seperti pada Jumat (15/1) sekitar 01.28 WIB dini hari, maka dapat berpotensi terjadi tsunami.

BMKG pun memprediksi, pada Sabtu (16/1), Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua berpotensi akan diguyur hujan lebat. "Di Sulbar juga tetap perlu memperhatikan hal tersebut (antisipasi hujan lebat)," tutur Dwikorita.

Berita Lainnya

Maksud Jokowi baik, ajak cinta produk lokal

Sabtu, 06 Mar 2021 15:13 WIB

Geez & Ann, cerita cinta remaja yang puitis

Minggu, 07 Mar 2021 18:34 WIB