Nasional / DKI Jakarta

Gerindra persilakan Erwin Aksa rayu PKS demi kursi Wagub DKI

Partai Gerindra DKI Jakarta mempersilakan pengusaha yang juga kader Partai Golkar Erwin Aksa melobi PKS jika berminat menjadi Wagub DKI.

Gerindra persilakan Erwin Aksa rayu PKS demi kursi Wagub DKI
Partai Gerindra DKI Jakarta mempersilakan pengusaha yang juga kader Partai Golkar Erwin Aksa melobi PKS jika berminat menjadi pendamping Anies Baswedan sebagai wakil Gubernur. / Facebook

Partai Gerindra DKI Jakarta mempersilakan pengusaha yang juga kader Partai Golkar Erwin Aksa melobi PKS jika berminat menjadi pendamping Anies Baswedan sebagai wakil Gubernur.

"Karena memang alurnya seperti itu. Nanti masukkan nama di-fit and proper test, tunggu hasilnya siapapun yang diputuskan kita akan tanda tangan antara Gerindra dan PKS," ujar Mohamad Taufik, Ketua DPD Partai Gerindra DKI kepada Alinea.id, Jumat (7/12).

Kemunculan nama Erwin Aksa memang cukup mengejutkan. Pasalnya, nama tersebut tampak ke permukaan saat proses pencarian Wagub DKI terhenti. Gerindra maupun PKS hingga kini belum dapat memastikan kapan proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk mencari sosok Wagub DKI dilaksanakan.

Termutakhir, Gerindra bersama PKS menjadwalkan pertemuan Rabu (5/12) lalu untuk memproses dua nama kader PKS, yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta, Agung Yulianto. Namun, pertemuan itu urung dilaksanakan karena pucuk pimpinan kedua partai sedang mengikuti bimbingan teknis di Semarang.

Kini Taufik pun memastikan kembali bahwa kewenangan untuk memilih siapa sosok yang pantas menggantikan Sandiaga Uno tetap ada di tangan PKS. Menurutnya, PKS pun berwenang memasuki nama baru seperti Erwin Aksa ke dalam daftar peserta fit and proper test.

"Silakan PKS mengusulkan, mau ada Erwin Aksa, mau ada Saefullah (Sekda DKI) nanti keputusan ada di-fit and proper yang telah dibentuk bersama. Kalau dari Gerindra sudah menunjuk Siti Zuhro dan Syarif (untuk menjadi panitia)," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS DKI, Aburrahman Suhaimi terkejut dengan kemunculan nama Erwin Aksa. Saat dikonfirmasi dia mengakui kemunculan nama tersebut dari media massa, dan itu sangat tiba-tiba.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu memastikan bahwa hingga saat ini nama yang akan didaftarkan untuk mengikuti uji kelayakan adalah Syaikhu dan Agung Yulianto.

"Sampai hari ini enggak ada (nama Erwin Aksa), kita taunya dari berita tiba-tiba muncul," ungkapnya.

Meski demikian Suhaimi tidak memastikan apakah pihaknya akan menolak Erwin Aksa atau tetap pada dua kadernya untuk dicalonkan sebagai Wagub DKI. Menurutnya urusan lobi-lobi tidak dapat diungkapkan secara instan dan mendadak. "Kalau-kalau itu nanti saja," tandasnya.


Berita Terkait

Kolom

Infografis