sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hujan 3 jam, sejumlah ruas jalan di Jakarta tergenang

Hujan disertai petir berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Senin, 21 Sep 2020 23:04 WIB
Hujan 3 jam, sejumlah ruas jalan di Jakarta tergenang
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur Jakarta, Senin (21/9) malam, menyebabkan genangan air di sejumlah jalan protokol.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan, genangan air muncul mulai dari kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat.

"Ruas jalan tersebut yakni Jalan Jenderal Sudirman kawasan Karet Semanggi (Depan Universitas Atmajaya) dengan Tinggi Muka Air (TMA) 30 sentimeter, Kolong Semanggi kawasan Sudirman-Setiabudi dengan TMA 20 sentimeter, Jalan Dr. Satrio Kuningan-Semanggi dengan TMA 30 sentimeter dan Kompleks Polri (Depan DPK) Karet Semanggi dengan TMA 15 sentimeter," ujar Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam siaran persnya, Senin (21/9) malam.

Kemudian, wilayah Jakarta Barat, meliputi Jalan Palmerah Utara di Kelurahan Palmerah dengan TMA 15 sentimeter, dan Taman Katalia Selatan di Kelurahan Kota Bambu Utara dengan TMA 15 sentimeter.

"Selanjutnya wilayah Jakarta Pusat mulai dari Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Petamburan, terendam dengan TMA 10 sentimeter, dan Jalan Karet Pasar Baru Timur di Kelurahan Karet Tengsin Timur dengan TMA 30 sentimeter," lanjutnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperbarui perkembangan prakiraan cuaca di wilayah Jabodetabek hingga pukul 19.35 WIB.

Menurut hasil monitoring BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Untuk itu BNPB meminta masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengantisipasi adanya potensi bencana.

Sponsored

"Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan segala bentuk informasi yang tidak benar dan berlebihan terkait adanya bencana tersebut," pungkasnya.

Berita Lainnya