logo alinea.id logo alinea.id

Identitas wanita cantik yang ada di kamar Andi Arief terungkap

Mabes Polri akhirnya membeberkan identitas wanita cantik yang turut diringkus bersama politisi Partai Demokrat Andi Arief saat nyabu.

Sukirno
Sukirno Rabu, 06 Mar 2019 23:20 WIB
Identitas wanita cantik yang ada di kamar Andi Arief terungkap

Mabes Polri akhirnya membeberkan identitas wanita cantik yang turut diringkus bersama politisi Partai Demokrat Andi Arief saat nyabu.

Direktur Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Pol. Eko Daniyanto mengatakan seorang perempuan berinisial L yang berada di dalam kamar hotel di kawasan Jakarta Barat dengan politikus Andi Arief negatif menggunakan sabu-sabu setelah dilakukan tes urine.

"Untuk wanita berusia sekitar 30 tahun ini, tes urinenya negatif. Kami menghubungi keluarganya untuk menjemput dan membuat surat perjanjian," ujarnya dalam konferensi pers di halaman Kantor Badan Narkotika Nasional, Jakarta, Rabu (6/3).

Saat dilakukan penggerebekan, Minggu (3/3), penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim hanya menemukan Andi Arief yang baru saja mengonsumsi sabu-sabu.

Selanjutnya, penyidik melakukan pengembangan memeriksa kamar mandi dan menemukan seorang perempuan berinisial L.

Eko mengatakan bahwa penyidik kembali ke kamar hotel setelah penggerebekan untuk mengecek residu yang tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP) agar penanganan lebih profesional.

Sponsored

Untuk kasus perempuan yang disebut sebagai teman Andi Arief tersebut, kata Eko Daniyanto, pemeriksaan dilakukan secara terpisah dengan Andi Arief.

Brigjen Pol. Eko menegaskan bahwa tidak terdapat perlakuan khusus terhadap Andi Arief dan penanganan proses hukumnya sesuai dengan standar operasional prosedur.

"Saat penangkapan anggota kami tidak tahu itu siapa, politikus atau sebagainya. Kami tindak tegak lurus. Semua sama diperlakukan oleh hukum," kata Eko.

Sebelumnya, Mabes Polri membantah informasi yang menyebutkan Andi Arief ditangkap bersama salah seorang perempuan di kamar hotel bilangan Jakarta Barat. Polri pun meminta kepada masyarakat agar tidak mempercayai narasi dan foto-foto yang beredar terkait penangkapan Andi Arief.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal menjelaskan Andi Arief ditangkap seorang diri di salah satu kamar hotel pada Minggu (3/3) petang. Penangkapan Andi Arief dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

Belakangan, Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal mengatakan perempuan yang berada di dalam kamar hotel bersama politisi AA (Andi Arief) bukan caleg dari Partai Nasdem.

"Ya, betul inisialnya L, tetapi tidak ada kaitannya dengan yang beredar. Ada yang bilang caleg, politikus, itu tidak ada kaitannya," kata M Iqbal di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Kadiv Humas menuturkan perempuan berinisial L yang diduga sahabat dan saling kenal dengan mantan aktivis 1998 tersebut, hingga kini masih dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief diamankan lantaran positif menggunakan sabu-sabu. / Twitter

Bukan kriminal

Sementara itu, politikus Andi Arief mengatakan dirinya bukan seorang kriminal saat berjalan keluar Gedung BNN menuju Gedung Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (6/3).

"Saya dinyatakan bukan kriminal," kata Andi Arief ketika ditanya pewarta soal kegiatan yang dilakukan di dalam Gedung BNN.

Soal kemungkinan dirinya dijebak dalam penggerebekan, mantan aktivis 1998 itu mempersilakan khalayak melihat dan menilai sendiri.

Andi Arief datang ke Kantor BNN sekitar pukul 15.00 WIB didampingi rekan sesama kader Partai Demokrat Rachland Nashidik serta pengacara Dedi Yahya.

Ia tidak banyak bicara setibanya di Kantor BNN, atau hanya menjawab kesiapannya melakukan rehabilitasi.

"Alhamdulillah, siap," kata Andi Arief dan dijaga sejumlah personel pengamanan. (Ant).