logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi raih penghargaan tertinggi dari insinyur se-ASEAN

Presiden Joko Widodo mendapapatkan penghargaan AFEO Distinguished Honorary Patron dari Chairman ASEAN Federation of Engineering Organization

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 11 Sep 2019 18:12 WIB
Jokowi raih penghargaan tertinggi dari insinyur se-ASEAN

Presiden Joko Widodo mendapatkan menerima penghargaan AFEO Distinguished Honorary Patron dari Chairman ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).

Pemberian penghargaan dilakukan oleh Chairman AFEO yang juga Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto dalam acara The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organizations (CAFEO37), di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9.

Heru Dewanto mengatakan penghargaan tertinggi "The AFEO Distinguished Honorary Patron Award" ini diberikan lantaran seluruh karya gemilang insinyur-insinyur Indonesia selama 5 tahun terakhir. Tentu saja, itu semua karena di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi yang juga seorang insinyur. 

Infrastruktur yang terus digenjot pemerintah selama kepemimpinan Jokowi, kata dia, telah mendapat pengakuan dan apresiasi dari sepuluh organisasi insinyur di negara-negara ASEAN. "Bagi kami para insinyur, tak ada lagi kebanggaan yang lebih besar saat kami melihat lompatan negeri ini dalam lima tahun terakhir," kata Heru saat memberikan penghargaan kepada Jokowi.

"Sebuah kehormatan bagi kami menjadi bagian dari Indonesia yang tengah melaju kencang ini," imbuhnya.

Jokowi berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Namun, ia mengaku tidak pantas menerima penghargaan tersebut lantaran penghargaan itu lebih tepat diberikan kepada insinyur di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras membangun negeri. 

"Penghargaan ini milik insinyur Indonesia yang sudah lelah bekerja di daerah terpencil pedalaman. Sepatutnya Bapak, Ibu, Saudara yang dapat penghargaan ini, bukan saya," kata Jokowi.

Sponsored
— Sekretariat Kabinet (@setkabgoid) September 11, 2019

Dibuka Jokowi

Presiden Jokowi resmi membuka pertemuan insinyur se-ASEAN atau The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 37) di Jakarta International Expo.

Konferensi ke-37 tersebut diselenggarakan untuk mengumpulkan para insinyur ASEAN dan bertukar pengetahuan, ide, serta pemikiran agar dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara-negara di ASEAN.

"Saya senang telah terdapat mutual recognition agreement di antara insinyur-insinyur di ASEAN sehingga terdapat standar kompetensi yang sama di antara negara dan memungkinkan mobilitas para insinyur lintas negara di ASEAN lebih mudah," kata Presiden Jokowi dalam keterangan resmi yang dikutip Alinea.id, Rabu (11/9).

Ia pun melanjutkan, kerja sama semacam ini penting dilakukan untuk saling melengkapi antara para insinyur di ASEAN, untuk saling berbagi pengalaman karena kompetensi yang berbeda-beda.

"Karena saya yakin setiap negara ASEAN punya kekuatan masing-masing,” ujarnya.

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan, negara-negara ASEAN harus dapat memanfaat setiap peluang yang muncul dari situasi perekonomian global yang serba tidak menentu.

Negara ASEAN, lanjutnya, harus terus berinovasi dan membuat terobosan-terobosan baru, guna menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 600 juta, ASEAN merupakan sebuah kekuatan besar ekonomi dunia. ASEAN telah membuktikan diri sebagai kawasan yang aman, kawasan yang stabil, dan menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan,” tuturnya.

Untuk itu, katanya, dibutuhkan kerja sama dan sinergitas antar negara-negara sekawasan. Dan oleh karena itu, ujarnya, peranan para insinyur juga sangat dibutuhkan.

Apalagi, lanjutnya, dengan perkembangan ekonomi digital di kawasan, para insinyur telah memiliki peran dari lahirnya sepuluh unicorn. Di mana empat unicorn berasal dari Indonesia.

“Di Indonesia antara lain Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka. Masih banyak lagi karya-karya hebat di berbagai bidang hasil karya para insinyur,” ucap Presiden.

Dengan demikian di hadapan 1.500 peserta yang hadir dan sepuluh negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) Presiden mengucapkan selamat.

“Saya ingin menyampaikan selamat datang kepada para tamu dari negara-negara sahabat. Kita semua senang menjadi tuan rumah dari acara konferensi yang sangat terhormat ini. Bapak, ibu, dan saudara-saudara semua adalah tamu-tamu istimewa negara kita, Indonesia,” ujarnya.