sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus Century kembali mencuat, pemerintah didesak ambil tindakan

Kasus Bank Century kembali mencuat pascamedia luar negeri membuat laporan dengan judul Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Jumat, 14 Sep 2018 13:08 WIB
Kasus Century kembali mencuat, pemerintah didesak ambil tindakan

Kasus Bank Century kembali mencuat pascamedia luar negeri Asian Sentinel membuat laporan dengan judul Indonesia's SBY Government: Vast Criminal Conspiracy. 

Dalam laporannya, laman berita Asia Sentinel menyebutkan adanya konspirasi pencurian uang negara sebesar US$12 miliar yang melibatkan 30 pejabat negara dan mencucinya melalui perbankan internasional. Laporan yang ditulis John Berthelsen itu menyebutkan ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank Century.

Berthelsen merupakan editor di Asia Sentinel dan mantan koresponden untuk The Wall Street Journal Asia.

Berthelsen merujuk pada hasil investigasi serta keterangan tertulis di bawah sumpah sejumlah investigator dan pengacara. Dia mengungkapkan, Bank Century beralih menjadi Bank Mutiara dan akhirnya diambilalih perbankan asal Jepang J Trust dan keterlibatan Demokrat serta SBY.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan sekiranya apa yang dikatakan oleh media asing tersebut benar, pemerintah harus mengambil tindakan proaktif karena menyangkut dana rakyat dan harus dipertanggungjawabkan.

"Tetapi, kami masih mempelajari hal ini dengan baik," katanya di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (13/9). 

Sekjen Partai Nasdem Johnny Plate menganggap bailout merupakan salah satu langkah terbaik untuk menyelamatkan Century. Apalagi saat itu Indonesia belum memiliki protokol krisis. 

"Kami sampaikan dahulu Indonesia belum memiliki protokol krisis, belum memiliki UU pencegahan dan penanganan krisis dari sistem keuangan," katanya. 

Sponsored

Dia yakin kasus Century tak akan terulang di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kini, Indonesia telah memiliki UU pencegahan dan penanganan krisis. Juga, sistem keuangan guna mengatur krisis yang terjadi. 

Demokrat membantah

Sementara itu, Partai Demokrat menyebut laporan laman berita Asia Sentinel yang mengaitkan Partai Demokrat serta Susilo Bambang Yudhoyono dengan kasus Bank Century merupakan sebuah kisah fiktif.

"Semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk. Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, dikutip Antara

Menyoal laporan itu, Ferdinand mengatakan tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, Demokrat maupun kader Demokrat.

Dia menegaskan, SBY tidak mengenal Robert Tantular selaku pemilik Century. Sehingga, semua yang disampaikan Asia Sentinel adalah fitnah dan omong kosong. "Fakta-fakta selama proses politik maupun proses hukum terkait Century, sama sekali tidak menghubungkan dengan SBY, Demokrat maupun orang Demokrat. Jadi bagi kami itu hanya omong kosong dan fitnah kepada SBY," tegasnya.

Berita Lainnya