sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kejagung limpahkan berkas 12 tersangka korporasi Jiwasraya

Satu tersangka perusahaan memang belum diserahkan karena masih ada kekurangan pemeriksaan saksi.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 14 Okt 2020 08:43 WIB
Kejagung limpahkan berkas 12 tersangka korporasi Jiwasraya
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan, berkas perkara 12 tersangka korporasi dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) jilid kedua telah dilimpahkan tahap pertama.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah menyebut, satu tersangka perusahaan memang belum diserahkan karena masih ada kekurangan pemeriksaan saksi. Kendati demikian, ia tidak menyebut tersangka korporasi apa yang belum dilimpahkan.

"Ada satu belum karena tinggal pemeriksaan satu saksi lagi, yang lain sudah. 12 tersangka korporasi sudah pelimpahan tahap satu," kata Febrie, Rabu (14/10).

Menurut Febrie, penyidik tengah mempersiapkan proses pemberkasan untuk tersangka Piter Rasiman. Namun, penyidik juga tengah menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersangka Piter Rasiman.

Febrie pun menegaskan penyidik belum berhenti sampai di dua tersangka perorangan dan 13 tersangka korporasi. Pasalnya, terkait dengan tersangka Fakhri Hilmi, penyidik tengah mendalami pihak lain yang terlibat.

"Kami tinggal pengembangan lagi. Kan dilihat alat buktinya karena OJK kami periksa secara menyeluruh," tutur Febrie.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejagung menetapkan Fakhri Hilmi sebagai tersangka atas jabatannya sebagai Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, ditetapkan pula 13 korporasi managemen investasi sebagai tersangka, yakni:

1. PT Dana Wibawa Management Investasi

Sponsored

2. PT Oso Management Investasi

3. PT Pinekel Persada Investasi

4. PT Millenium Danatama

5. PT Prospera Aset Management

6. PT MNC Asset Management

7. PT Maybank Aset Management

8. PT GAP Capital

9. PT Jasa Capital Asset Management

10. PT Corvina Capital 

11. PT Iserfan Investama

12. PT Sinar Mas Asset Management.

13. PT Pool Advista Management

Berita Lainnya