sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kepastian pelaksanaan ibadah haji diputus 20 Mei 2020

Kemenag masih berupaya melakukan komunikasi dengan Arab Saudi guna mendapatkan kepastian itu.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Senin, 11 Mei 2020 12:41 WIB
Kepastian pelaksanaan ibadah haji diputus 20 Mei 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 75699
Dirawat 36455
Meninggal 3607
Sembuh 35638

Kementerian Agama (Kemenag) belum bisa menentukan apakah pelaksanaan ibadah Haji 2020 dapat terlaksana atau tidak di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut dikarenakan belum adanya kepastian dan kabar resmi dari otoritas Arab Saudi terkait hal tersebut.

Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'di dalam Rapat Kerja (Raker) Kemenag bersama Komisi VIII DPR, yang dilakukan secara virtual, Senin (11/5).

"Kami masih menunggu informasi resmi mengenai kepastian pelaksanaan atau pembatalan Haji 1441 Hijriah atau 2020 dari pemerintah Arab Saudi," papar Zainut.

Dalam hal ini Kemenag masih berupaya melakukan komunikasi dengan Arab Saudi guna mendapatkan kepastian itu. Kepastian tersebut sangat dibutuhkan secepatnya untuk dasar pemerintah mempertimbangkan ketersedian waktu sebagai persiapan atas segala hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan ibadah haji.

Oleh sebab itu, Kemenag juga telah mengusulkan batas akhir kepada Arab Saudi untuk mengumumkan kepastian pelaksanaan ibadah haji, yakni 20 Mei 2020.

"Batas waktu terakhir tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan estimasi kondisi penanganan wabah Covid-19, terkait berbagai persiapan haji di dalam negeri dan pelaksanaannya nanti di Arab Saudi," terangnya.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto, menegaskan, ingin mendengarkan kepastian ibadah haji di tengah pandemi Covid-19. DPR berharap, Kemenag dapat menyiapkan segala risiko dan haji tetap berlangsung.

"Kalau tidak, ini mungkin menjadi yang pertama dalam era kemerdekaan Indonesia. Tetapi kami berharap tetap terlaksana dengan baik," jelas dia.

Sponsored
Berita Lainnya