sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Klaster keluarga jadi ancaman penularan Covid-19 di ibu kota

Banyak orang yang sering merasa aman dari Covid-19 saat kumpul bersama dengan orang yang dikenal.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Kamis, 29 Okt 2020 11:55 WIB
Klaster keluarga jadi ancaman penularan Covid-19 di ibu kota
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 569.707
Dirawat 81.669
Meninggal 17.589
Sembuh 470.449

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, klaster keluarga masih menjadi kekhawatirkan Pemprov DKI dalam penanganan Covid-19. Menurutnya 39% total kasus Covid-19 di Ibu Kota Jakarta saat ini menyasar klaster keluarga. 

"39% dari kasus positif yang ditemukan di jakarta adalah klaster keluarga. Jumlah klasternya 4.684 dan total positif sampai 36.659 kasus," kata Anies di Jakarta, Kamis (29/10).

Banyaknya penularan yang justru terjadi di dalam keluarga, mesti menjadi perhatian khusus untuk semua agar menaati protokol kesehatan di manapun berada.

Anies menuturkan banyak orang yang sering merasa aman dari Covid-19 saat kumpul bersama dengan orang yang dikenal. Karena itu, umumnya orang-orang tak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dengan ketika bersama orang yang dikenal.

"Kita berada di tempat tempat yang banyak orang, kita pakai masker. Tetapi ketika bertemu dengan keluarga, kolega, orang yang kita kenal, mendadak kita merasakan turun kedisiplinan itu," ujarnya.

Padahal coronavirus bisa menyerang siapa saja. Bahkan, orang yang dikenal berpotensi menularkan Covid-19. 

"Karena itu jangan sampai kita melaksanakan 3M ketika bersama orang-orang yang tidak dikenal saja. Tetapi ketika bersama orang orang yang dekat, justru kita longgar dalam 3M" jelas Anies.

Ia pun mengajak warga Jakarta untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan melindungi sesama pada masa libur panjang ini. Caranya dengan memakai masker, rajin mencuci tangan dengan air bersih, serta menjaga jarak. 

Sponsored

"Insya Allah dengan begitu, kita bisa melewati masa liburan ini tanpa mengalami konsekuensi lonjakan penularan Covid-19," tutupnya.

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Sabtu, 05 Des 2020 16:12 WIB
Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Berita Lainnya