sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Klaster Sampoerna dominasi pasien baru Covid-19 di Gresik

Dari delapan pasien baru Covid-19 di Gresik hari ini, separuhnya berasal dari klaster Sampoerna.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Rabu, 20 Mei 2020 23:23 WIB
Klaster Sampoerna dominasi pasien baru Covid-19 di Gresik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23851
Dirawat 16321
Meninggal 1473
Sembuh 6057

Klaster penularan Covid-19 dari pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk masih aktif menginfeksi warga. Hari ini, klaster tersebut menjadi penyumbang pasien positif corona terbanyak di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, hari ini tercatat delapan kasus baru Covid-19 di wilayahnya. Separuhnya berasal dari klaster Sampoerna. 

"Untuk delapan tambahan positif tersebut, empat orang berasal dari klaster Sampoerna, tiga dari transmisi lokal, dan satu dari klaster Surabaya," kata Saifudin Ghozali di Gresik, Jawa Timur, Rabu (20/5).

Dia merinci, delapan pasien baru tersebut berasal dari Desa Kebomas (Kecamatan Kebomas) berjumlah tiga orang, Desa Indro (Kecamatan Kebomas) satu orang, Desa Singosari (Kecamatan Kebomas) satu orang, Desa Randuagung (Kecamatan Kebomas) satu orang, serta dari Desa Menganti (Kecamatan Menganti) dua orang.

Dengan tambahan delapan orang tersebut, total jumlah pasien positif corona di wilayah Gresik menjadi 67 orang. Dari jumlah tersebut, sudah ada 12 orang yang dinyatakan sembuh, 48 masih menjalani perawatan, dan tujuh orang lainnya meninggal dunia.

Sementara itu Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik AM Reza Pahlevi mengatakan, ada 225 orang berstatu orang tanpa gejala. Sebanyak 1.119 orang berstatus orang dalam risiko (ODR) dan yang sudah lepas pengawasan 1.074 orang.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.161 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 158 orang yang masih menjalani pemantuan, dan 1.003 orang telah selesai dipantau.

"Pasien dalam pengawasan (PDP) per hari ini sebanyak 196 orang. Rinciannya, dalam pengawasan 51 orang, selesai pengawasan 137 orang, sementara yang meninggal sebanyak delapan orang," kata Reza.

Sponsored

Kemunculan klaster Sampoerna diketahui setelah adanya laporan dua karyawan positif Covid-19 meninggal dunia. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur langsung melakukan tracing setelah mendapat laporan tersebut.

Pada pendataan awal, tim mendapati 34 orang karyawan dinyatakan positif terinfeksi coronavirus.

Berita Lainnya