logo alinea.id logo alinea.id

KPK dukung Pansel Capim menjaring calon terpapar radikalisme

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menganggap, langkah tersebut sebagai bagian mencari pemimpin yang mempunyai semangat nasionalisme.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Jumat, 14 Jun 2019 13:39 WIB
KPK dukung Pansel Capim menjaring calon terpapar radikalisme

Kunjungan Panitia seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK ke Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), dinilai menjadi langkah strategis menjaring pemimpin yang berlandaskan semangat nasionalisme.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menganggap, langkah tersebut sebagai bagian mencari pemimpin yang mempunyai semangat nasionalisme berlandaskan ideologi Pancasila. Itulah sebabnya, dia mendukung langkah Pansel Capim KPK melakukan safari ke berbagai instansi negara, seperti BIN dan BNPT.

"Tujuan pansel tentu mencari sebaik-baik orang yang berintegritas, independen, dan bebas noise. Noise yang tidak relevan pada ideologi pancasila," kata Saut, saat dihubungi Alinea.id, Jumat (14/6).

Saut menegaskan, Capim KPK jilid V harus mempunyai semangat nasionalisme berlandaskan ideologi Pancasila. Lahirnya lembaga negara yang dipimpin oleh Agus Rahardjo itu merupakan cerminan dari ideologi Pancasila.

Sponsored

"Negara ini dasarnya jelas Pancasila dan tidak bisa ditawar, sampai kapan pun. Itu sebabnya ada burung Garuda Pancasila yang gagah di lobi KPK. Gedungnya saja diberi warna dan nama merah putih," ujar Saut.

Instasi negara seperti BIN dan BNPT itu mempunyai tugas untuk mendeteksi dari berbagai gangguan yang ingin menyerang Indonesia. "Yang pasti itu harus digandeng. Tentunya indikasi calon saya tidak tahu, kan saya bukan pansel," kata Saut.

Seperti diketahui, pansel capim KPK jilid V akan menyambangi BIN dan BNPT. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaring capim KPK terhadap paham radikalisme. Rencana itu disampaikan oleh Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih saat melakukan kunjungan ke Mabes Polri.