sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPK janji genjot kinerja meski anggaran tak ideal

KPK mengajukan anggaran Rp1,881 triliun pada 2021.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 22 Sep 2020 21:57 WIB
KPK janji genjot kinerja meski anggaran tak ideal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 543.975
Dirawat 71.420
Meninggal 17.081
Sembuh 454.879

Komisi Pemberanasan Korupsi (KPK) berjanji meningkatkan pencapaian positif meski lembaga antirasuah itu mengalami disparitas (kekurangan) alokasi anggaran sebesar Rp575 miliar.

Lembaga antirasuah itu mengajukan anggaran Rp1,881 triliun pada 2021, namun hanya disetujui Rp1,305 triliun. Besaran ini naik dari pagu 2020 sebesar Rp955,08 miliar dan pagu indikatif 2021 yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp1,055 triliun.

“Walaupun terdapat kekurangan anggaran tersebut bukan berarti membuat kinerja KPK menjadi menurun. Justru KPK akan lebih meningkatkan kinerja dan tugas-tugas prioritasnya. Sebagaimana telah kami buktikan dalam tugas-tugas pencegahan pada tahun 2020, KPK telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp90,5 triliun,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam siaran persnya, Selasa (22/9).

KPK, sambung Firli, dalam pengajuan kebutuhan anggaran sebesar Rp 1,881 triliun tersebut mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan operasional yang terbagi dalam empat program, yaitu:

Sponsored

Pertama, dukungan manajemen sebesar Rp1,595 triliun. Kedua, program pendidikan dan peran serta masyarakat sebesar Rp115,3 miliar. Ketiga, program pencegahan dan mitigasi korupsi sebesar Rp105,1 miliar. Keempat, program penindakan sebesar Rp65,6 miliar.

“Sedangkan semula anggaran pemberantasan korupsi tahun 2021 sebesar Rp 118,04 miliar. Setelah dilakukan revisi total anggaran untuk program pemberantasan korupsi tahun 2021 sebesar Rp 310.422.000.000. Naik Rp 87 miliar dari tahun 2020 sebesar Rp 223 miliar," pungkas mantan Kabaharkam Polri ini.

Berita Lainnya