sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPK minta Bank Sumut terapkan GCG

KPK saksikan penandatanganan pakta integritas Bank Sumut dan mitra kerja.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Kamis, 04 Feb 2021 08:18 WIB
KPK minta Bank Sumut terapkan GCG

Bank Sumatera Utara dan mitra kerja menandatangani Pakta Integritas Antikorupsi, Gratifikasi, dan Anti-Fraud. Kegiatan itu disaksikan Wakil Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar beserta jajarannya, Rabu (3/2).

Penandatanganan diharapkan memperkuat budaya antikorupsi, anti-gratifikasi, dan anti-fraud dalam proses bisnis di lingkungan Bank Sumut.

Lili berpesan, pakta integritas tak menjadi basa-basi dan Direksi Bank Sumut agar membuat satgas pengamanan aset recovery maupun penyelesaian kredit.

“Pemegang saham dan manajemen agar menerapkan GCG (good corporate governance) yang konkret, sehingga Bank Sumut terlepas dari persepsi negatif,” ujar Lili.

Lili juga menjabarkan lima modus yang kerap dilakukan oknum pemegang saham, yaitu pemberian kredit fiktif, memindahkan dana Dana Alokasi Umum (DAU)/Dana Bagi Hasil (DBH)/Dana Alokasi Khusus (DAK) ke bank lain, mark-up pengadaan, rate bunga “special” dan lainnya.

Karenanya, diharapkan pakta integritas akan mencegah praktik koruptif pada setiap aspek kegiatan perbankan, yang meliputi aktivitas penghimpunan dana, penyaluran kredit atau pembiayaan, layanan jasa pembayaran, pengadaan barang dan jasa serta aktivitas pekerjaan lainnya.

Sementara Direktur Utama Bank Sumut Muchammad Budi Utomo mengatakan, penandatanganan pakta integritas tidak hanya dilakukan oleh jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Bank Sumut, melainkan juga seluruh Pimpinan Unit Kerja.

“Tujuannya untuk menanamkan budaya kepatuhan yang dimulai dari level pimpinan. Dengan demikian diharapkan seluruh bawahan akan menerapkan integritas tinggi dalam bekerja jika telah diberi contoh oleh level pimpinan” katanya.

Sponsored

Lebih lanjut Budi mengatakan, dengan komitmen dan konsistensi menerapkan integritas tinggi dalam bekerja, PT Bank Sumut mencatatkan kinerja, antara lain laba bersih Rp515 miliar atau 95,7% dari target. Adapun NPL 3,54% atau membaik daripada 2019 sebesar 4,36%, dan total aset Rp33,5 triliun.

Kegiatan penandatangan pakta integeitas berlangsung di Gedung Kantor Pusat PT Bank Sumut, Medan. Hadir pada acara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Musa Rajeckshah, serta Komisaris PT Bank Sumut Brata Kesuma dan Syahruddin Siregar.

Lalu, Direktur Utama Bank Sumut Muchammad Budi Utomo, Direktur Pemasaran Hadi Sucipto, Direktur Kepatuhan Eksir, Direktur Operasional Rahmat Fadillah Pohan dan Direktur Bisnis dan Syariah Irwan serta seluruh Pemimpin Divisi dan Pemimpin Unit Operasional PT Bank Sumut.

Berita Lainnya